Potret Pragmatisme Seorang Politikus

Achmad Nurhasim*
http://www.jawapos.co.id/

TIDAK ada kawan dan lawan yang abadi dalam politik. Yang abadi hanya kepentingan. Ada?gium politik yang sudah mendarah-da?ging dalam diri politisi ini tam?pak pada Taufiq Kiemas (TK), politisi senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Langkah-langkah politiknya selalu diukur dengan kepentingan, baik kepentingan pribadi, partai politik, ataupun kepentingan yang lebih besar. Aneka kepentingan ini se?ringkali bercampur-aduk dan saling tumpang tindih. Bagi politisi, republik ini adalah panggung sandiwara untuk bermain sebaik mungkin baik sebagai tokoh protagonis, antagonis, atau hanya pe?main figuran. Continue reading “Potret Pragmatisme Seorang Politikus”

Menelisik Formalisme Arab

Judul Buku: Teori Kritik Sastra Arab: Klasik dan Modern
Penulis : Sukron Kamil
Penerbit : Rajawali Pers, Jakarta
Cetakan : I, 2009
Tebal : xxviii + 265 hlm
Peresensi: Misbahus Surur*
http://www.lampungpost.com/

KELAHIRAN karya sastra bak kelahiran anak manusia, ia muncul begitu saja di tiap-tiap jenjangnya, tanpa terikat oleh adanya sebuah aturan. Namun, tanpa kritik sastra yang memadai karya sastra terkesan tak berimbang. Continue reading “Menelisik Formalisme Arab”

Pergulatan Wartawan dalam Berita dan Cinta Segi Tiga

Hendri F Isnaeni*
http://oase.kompas.com/

Tahun Vivere Pericoloso (TAVIV) adalah judul pidato kenegaraan Presiden Soekarno tanggal 17 Agustus 1964. Ungkapan bahasa Italia, Vivere Pericoloso berarti ?hidup dalam situasi berbahaya?.

Keadaan genting itu dijadikan latar cerita novel oleh seorang produser penyiaran di Australian Broadcasthing Services (ABS), Christoper Koch. Novelis kelahiran Hobart tahun 1932 ini menulis novel berjudul The Year of Living Dangerously pada tahun 1978. Continue reading “Pergulatan Wartawan dalam Berita dan Cinta Segi Tiga”

Bahasa ยป