Cermin Manusia Seutuhnya

Rahmah Maulidia*
http://www.jawapos.com/

Salah satu tujuan pengembangan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang tertuang dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah tercapainya manusia Indonesia seutuhnya. Tujuan ini telah menjadi acuan utama bagi setiap proses pendidikan di Tanah Air. Namun sayangnya, konsep manusia Indonesia seutuhnya saat ini kian ”absurd” di tengah dominasi SDM asing yang merajalela. Indikasi yang terlihat nyata adalah HDI (Human Development Index) manusia Indonesia semakin merosot dari tahun ke tahun. Continue reading “Cermin Manusia Seutuhnya”

Kelembutan di Lengkung Alis Matamu

Ilenk Rembulan
http://kompas.co.id/

Dengan cover yang menawan, sudah bisa ditebak, aroma puisi seperti apa yang tersaji di dalamnya. Sentuhan kelembutan feminis mencerminkan hati penyair yang bagi sebagian teman perempuan yang kukenal dengan bisik-bisik katanya suka merayu dengan puisinya.

Buku kumpulan puisi Johanes Sugianto ini terdiri dari 86 puisi. Tidak dibagi dalam beberapa bab, atau semacam frase, kesemuanya di tulisnya langsung. Luar biasa, sajak-sajak itu diramunya selama tahun 2006, betapa produktifnya penyair ini. Continue reading “Kelembutan di Lengkung Alis Matamu”

Jejak Berdarah sang Penakluk

Misbahus Surur*
http://www.jawapos.com/

Syahdan, awal 2003, mencuat segugus informasi pada jurnal bulanan, American Journal of Human Genetics. Sebuah tulisan bertajuk The Genetic Legacy of The Mongols, melaporkan penemuan penting adanya kesamaan pola gen pada populasi yang tersebar antara lautan Kaspia hingga Samudra Pasifik. Laporan itu adalah hasil riset dan kajian mendalam sekelompok ilmuwan genetika terhadap sampel pola DNA kromosom Y yang dimiliki sejumlah 2000-an pria di kawasan Eurasia. Singkatnya, mereka membuat kesimpulan cukup mengejutkan; ternyata dari 16 juta pria yang telah mereka teliti, merupakan bagian dari satu keluarga yang sangat besar. Continue reading “Jejak Berdarah sang Penakluk”

Kitab Presiden Penggeli Hati

J. Sumardianta
jawapos.com

PADA suatu pagi yang hening, di tengah suasana tafakur doa, para murid tersentak dikegetkan suara guru meditasi mereka bergegar-gegaran meledak dalam tawa. Saat sore tiba, pada upacara pemakaman seorang petinggi kerajaan, para murid dibikin sontak pula oleh derai tawa lepas guru mereka. Malam hari, saat seluruh penghuni perguruan Zen harus silentio stampa (puasa omong), sekali lagi sang guru terpingkal-pingkal ketawa. Para murid masygul mendapati ketidaklaziman itu. Guru pun berkata, ”Manakala surga menyentuh hatiku masakan aku diam saja. Hatiku melonjak girang bagaikan saut riuh kicau burung di waktu fajar.” Continue reading “Kitab Presiden Penggeli Hati”

Kasih Sepanjang Jalan, Mukjizat Sejauh Doa

Sidik Nugroho *
jawapos.com

TAHUN lalu Tiongkok sukses besar menjadi tuan rumah olimpiade. Mata dunia terbelalak ketika pesta skala dunia itu tergarap apik nan gemilang. Namun, negara mahabesar itu masih menyimpan warga yang hidup dalam penderitaan dan kelaparan. Masih ada sebuah desa, Zhangjiashu namanya, yang di abad 21 ini membawa kisah perjuangan sebuah keluarga yang layak nian untuk dihayati. Continue reading “Kasih Sepanjang Jalan, Mukjizat Sejauh Doa”

Bahasa ยป