Perempuan dalam Sastra Indonesia: Perjalanan dari Obyek ke Subyek

Alia Swastika *
Kompas, 18 Des 2004

Sulit untuk menyangkal bahwa ada banyak perubahan yang terjadi di dunia sastra Indonesia dalam kurun lima tahun terakhir. Salah satu gejala perubahan yang sering muncul menjadi diskursus publik adalah lahirnya para penulis perempuan dengan karya-karya yang dianggap “menawarkan kebaruan”, “laris di pasaran”, dan beberapa “emansipatoris”. Banyaknya pembahasan tentang karya para penulis perempuan memancing munculnya perdebatan tentang kualitas kritis dan emansipatoris dari karya-karya ini dalam kolom-kolom di media massa. Semuanya menjadi begitu riuh: banyak orang berbicara tentang perempuan, karya, dan intertekstualitas yang melingkupinya. Continue reading “Perempuan dalam Sastra Indonesia: Perjalanan dari Obyek ke Subyek”

MEMBACA PENELITIAN MELALUI NOVEL

Misbahus Surur *
Jawa Pos, 22 Jan 2017

Kalamata adalah jenis novel yang dikerjakan secara “tidak biasa”. Berkisah tentang pengalaman Made (mirip nama penulisnya), saat diminta sahabatnya, Irana, menuliskan biografi perempuan tokoh seni sekaa dalang, Ni Rumyig. Penulisan biografi ini tak mudah dilakukan, tersebab si tokoh—yang sejarah hidupnya hendak ditulis—disambangi demensia (jenis penyakit gangguan ingatan). Continue reading “MEMBACA PENELITIAN MELALUI NOVEL”