Kritik Cerdas Gaya Gandrik

Grathia Pitaloka
http://jurnalnasional.com/

Setelah menapaki perjalanan kreatif seperempat abad, kini siap bergerak dengan generasi baru.

Atas nama moral, Susila Parna, seorang penjual mainan anak-anak diringkus oleh aparat. Lelaki bertubuh gendut ini dituding telah melakukan tindakan asusila dengan mempertontonkan aurat di muka umum. Padahal yang sebenarnya terjadi adalah, Susila kegerahan karena terlalu bersemangat menari tayub. Tak terbersit sama sekali niat di kepalanya untuk memamerkan tubuhnya yang tambun, lengkap dengan perut buncit serta susu yang kimplah-kimplah. Continue reading “Kritik Cerdas Gaya Gandrik”

Gandrik

Arie MP Tamba
http://jurnalnasional.com/

Gedung Kesenian Jakarta, 24 Agustus 2006. Butet Kartaredjasa sedang memerankan Raden Mas Suhikayatno (RMS) dalam pertunjukan Matinya Toekang Kritik karya Agus Noor. Pementasan didukung oleh Padepokan Seni Bagong Kussudiardja, Kuaetnika, Teater Gandrik, dan Orkes Sinten Remen, yang melibatkan para seniman seperti Djaduk Ferianto, Whani Darmawan, Ong Harry Wahyu, Clink Sugiarto, Indra Gunawan, dll. Continue reading “Gandrik”

DUNIA GILA KEHIDUPAN GELANDANGAN

Maman S. Mahayana*)
http://mahayana-mahadewa.com/

Joni Ariadinata, Kali Mati (Yogyakarta: Yayasan Bentang Budaya, 1999) vi + 164 hlm.

Dunia sastra adalah dunia yang seba mungkin. Dan keserbamungkinan ini lahir dari sebuah proses penjelajahan imajinasi. Mengingat penjelajahan imajinasi dapat mene-robos dimensi ruang dan waktu, maka dunia sastra boleh jadi bolak-balik antara masa lalu, kini, dan masa datang; atau ia juga dapat menclak-menclok dari ruang yang satu ke ruang yang lain. Continue reading “DUNIA GILA KEHIDUPAN GELANDANGAN”