Sastra dan Perkembangan Ideologi Nasionalisme

Tjahjono Widarmanto *
Republika Online

Nasionalisme merupakan sebuah ideologi yang menyatakan kesetiaan dan pengabdian individu harus diserahkan pada bangsa. Kelahiran nasionalisme bisa dari kesadaran kolektif, bisa pula kesadaran akibat rekayasa oleh yang berkuasa kepada yang direkayasa, atau bisa pula sebagai reproduksi makna.

Contoh nasionalisme yang muncul akibat kesadaran yang dirakayasa dan dikonstruksi oleh kelompok dominan untuk kelompok subordinate, bisa dilihat pada ideologi nasionalisme yang ada di Indonesia. Continue reading “Sastra dan Perkembangan Ideologi Nasionalisme”

Sajak-Sajak Inggit Putria Marga

http://www.lampungpost.com/
Otak Kiri

air yang terjun menghempas diri ke batu-batu ketika kata-kata ini kukekalkan untukmu, takkan menyamai kudus bening nyanyian yang kau susupkan pertama kali ke telingaku. kidung yang membuat bumi, bagiku, menjadi sedikit longgar dan planet lain seolah berbercak ungu. tapi bebatu tempat air terjun itu terhempas, memulangkan ingatanku ke matamu yang suatu malam tak dapat terkatup pulas, bersinar rapuh dan emas. lantas kukenang engkau seperti pengkhayal mengenang masa lalu paling hulu. sesekali menangis haru, kadang-kadang mengerut malu. tapi air mata atau malu takkan pernah menjelma perahu (atau apa saja yang dapat membuat kita bertemu). maka kubertanya seakan padamu, masihkah perlu kulakukan itu? Continue reading “Sajak-Sajak Inggit Putria Marga”

Iblis Tanjung Barat

Binhad Nurrohmat
http://www.lampungpost.com/

Tak ada yang kucinta selain tuhan
namun tuhan gandrung kepada Adam.

Bijakkah tak kubenci umat manusia
semembara api birahi sekujur semesta?

Tiada musuhku yang melebihi mereka
tapi tuhan memilihnya jadi sekutu
hingga kesumatku tergoda menyulut surga
dan menghanguskannya tanpa sisa. Continue reading “Iblis Tanjung Barat”

Membedah Anatomi Cerpen Indonesia:

Antara Kompleksitas Estetika dan Wilayah Sosialisasi

Satmoko Budi Santoso
Solo Pos

CERITA pendek (cerpen) Indonesia bersama eksistensi kritikusnya ternyata bisa menggelembung sebagai wacana yang bernilai gunjingan di warung-warung kopi atau melalui SMS. Namun, pastilah bisa juga diperdebatkan, sebagai konsekuensi penelaahan, setidaknya terepresentasi dalam tajuk Kongres Cerpen Indonesia III, 11-13 Juli 2003 yang silam, di Taman Budaya Lampung. Continue reading “Membedah Anatomi Cerpen Indonesia:”

Kontribusi Sastrawan Kalsel di Bidang Bahasa

Mahmud Jauhari Ali

Dewasa ini sudah sangat banyak karya sastra yang diciptakan oleh para sastrawan Kalsel. Karya-karya sastra yang diciptakan itu mencakup semua genre sastra. Lihat saja betapa banyaknya puisi-puisi yang dihasilkan oleh penyair-penyair Kalimantan Selatan. Penyair-penyair yang saya maksud itu mencakup penyair senior dari angkatan-angkatan terdahulu dan penyair angkatan terbaru “angkatan 2000” yang tak kalah produktifnya. Sebut saja Hamami Adaby, Arsyad Indradi, dan Micky Hidayat yang merupakan penyair-penyair dari angkatan terdahulu. Sedangkan penyair angkatan 2000 seperti Isoer Luweng dan M. Nahdiansyah Abdi. Semuanya menciptakan puisi dengan bermediakan bahasa. Continue reading “Kontribusi Sastrawan Kalsel di Bidang Bahasa”

Bahasa ยป