oase.kompas.com
MENGUAK MIMPI, 1
engkau datang serupa bayang
mengeram dalam tilam kelam
kelambu tidur-jagaku
lalu angin nyeret rahasia-mu Continue reading “Sajak-Sajak Dimas Arika Mihardja”
oase.kompas.com
MENGUAK MIMPI, 1
engkau datang serupa bayang
mengeram dalam tilam kelam
kelambu tidur-jagaku
lalu angin nyeret rahasia-mu Continue reading “Sajak-Sajak Dimas Arika Mihardja”
Sudaryono**
http://www.infoanda.com/
Kegilaan kreatif, kreativitas adalah kegilaan. Dengan kreativitas, kegilaan penciptaan dimungkinkan. Dengan kegilaan pula dapat dikecap capaian-capaian artistik sebuah sajak. Penyair memang terkadang seperti orang ‘gila’. Artinya, di tengah-tengah masyarakatnya penyair acap tampil anomaly, menyendiri, mengasingkan diri dari interaksi massif, dan secara personal menampilkan sosok yang sering nyleneh, aneh, dan sulit diphami. Continue reading “Narasi ‘Penyair Gila’ Arsyad Indradi*”
Azizah Hefni
suarakarya-online.com
Pagi-pagi sekali, Marji sudah mandi. Pakaiannya sudah rapi. Rambutnya di belah pinggir, di beri minyak agar terlihat klemis. Ia juga sudah menyisir alisnya yang tebal, juga kumis tipisnya. Baunya pun wangi. Maklum, sabun mandi yang ia pakai tadi bukan lagi sabun bonus semen atau cat tembok, melainkan sabun merek ternama, yang biasa diiklankan di tivi.
Sebelum berangkat, Marji menengok istrinya, Karni, yang sibuk mencuci setumpuk pakaian di sumur belakang. Tampak dari belakang, punggung istrinya melengkung, dan gelungan rambutnya banyak yang terlepas. Continue reading “M A R J I”
Sunaryono Basuki Ks
http://www.suarakarya-online.com/
Kebiasaanku tiap pagi sebelum berangkat ke kampus ialah memeriksa kotak surat di lobi Mary Morris Resedence, siapa tahu ada sepucuk dua surat dari kampung halaman. Tapi pagi itu aku belum beruntung. Bagaimana keadaan istri dan dua orang anakku yang kutitipkan di rumah orang tuaku di Malang?
Sebelum aku berangkat, Wawan dan Andi menjadi pasien Dr. Wardhana spesialis anak-anak dan divonis sakit paru-paru sehingga harus mengkonsumsi obat yang mahal. Continue reading “Berita dari Kampung”
Mustafa Ismail
http://www.suarakarya-online.com/
Abu mengingau. Aku yang malam itu tidur di rumah kontrakan abu, tersentak bukan kepalang. Abu berteriak-teriak sendiri. “Kalau Bang Suman berani mengancam lagi, saya akan laporkan ke polisi.” Kata-kata itu diucapkan berulang-ulang. Kudengar umi di dalam kamar membaca beberapa ayat-ayat Quran sambil membangunkan abu dan membimbingnya mengucapkan ayat-ayat yang dilafalkannya. Continue reading “Kabar Kematian”