
Maman S. Mahayana * Continue reading “KASTALIA: KECERMATAN DIKSI DODONG DJIWAPRADJA”
Riak Telaga di Bening Mata: Perempuan
Gita Pratama
http://www.kompas.com/
Dengan langkahnya yang mantap setelah ia meninggalkan senyum tipis, ia membalikkan tubuhnya dariku. Tapi tak segera kutemukan guncang dipundaknya. Ia meninggalkan malam yang hambar begitu saja. Kemudian langkahnya semakin melebar ketika terdengar ricuhan bintang yang sedang mabuk, menirukan tangis hewan malam yang sengau di telinga. Perempuan itu telah memutuskan untuk memilih pergi dariku, ya.. perempuan bermata bening itu akan begitu saja pergi. Continue reading “Riak Telaga di Bening Mata: Perempuan”
Puisi-Puisi Gita Pratama
http://www.kompas.com/
Pondok Bambu
Ada yang menggeletar di lembah lembah duka
Kisah tentang cinta di sebuah rumah bambu
Dengan hiasan dinding kayu
Pondok kecil di tengah hutan
Dekat dengan sungai yang lupa hulu Continue reading “Puisi-Puisi Gita Pratama”
Hudan Hidayat: Penyair Gita Pratama -misalkan Kita
Hudan Hidayat
Andai-Andai
Anak Pedagang remote:
Jika nanti aku besar
Kujual sebuah remote warna perak
Hentikan lalu lalang manusiamanusia hilang
Agar tak lagi sibuk merubah channel
Kejar tayangan tivi warna suram terang
Lantas menggambar saja sendiri, mimpi Continue reading “Hudan Hidayat: Penyair Gita Pratama -misalkan Kita”
Pengembangan Sastra di Jawa Timur
Tengsoe Tjahjono *
surabayapost.co.id
(1)
Sastra Jawa Timur tentu tidak dapat dipandang sebelah mata dalam konstelasi sastra Indonesia. Banyak pengarang besar seperti Budi Darma, Zawawi Imron, Nirwan Dewanto, Ratna Indraswari Ibrahim, dan sebagainya berkarya dan berkembang dari wilayah ini. Belum lagi para pengarang dan kritikus muda seperti Shoim Anwar, Mashuri, W. Hariyanto, dan sebagainya yang tulisan-tulisannya mampu membangun daya gugah. Serta secara kultural Jawa Timur merupakan rajutan banyak budaya lokal yang unik. Continue reading “Pengembangan Sastra di Jawa Timur”
