Putu Wijaya
http://www.jawapos.co.id/
Saya sedang sarapan pagi di sebuh hotel di Pulau Bintan, ketika seorang lelaki tampan dan kekar menghampiri. Ia tersenyum sehingga saya tidak sanggup berbuat apa-apa, ketika dia menarik kursi dan menanyakan apa dia boleh bergabung.
”Bapak tidak kenal saya, tapi siapa yang tidak kenal Bapak,” katanya sambil menyodorkan sebuah kartu nama yang sangat meyakinkan. Continue reading “Capres”
