Capres

Putu Wijaya
http://www.jawapos.co.id/

Saya sedang sarapan pagi di sebuh hotel di Pulau Bintan, ketika seorang lelaki tampan dan kekar menghampiri. Ia tersenyum sehingga saya tidak sanggup berbuat apa-apa, ketika dia menarik kursi dan menanyakan apa dia boleh bergabung.

”Bapak tidak kenal saya, tapi siapa yang tidak kenal Bapak,” katanya sambil menyodorkan sebuah kartu nama yang sangat meyakinkan. Continue reading “Capres”

Mari Menulis Buku Harian

Mohammad Eri Irawan*
http://www.jawapos.co.id/

(Sebab) kertas lebih sabar ketimbang manusia. Anne Frank menulis selarik kalimat itu di buku hariannya pada 20 Juni 1942.

Ia datang bukan sebagai orator yang menggebu bicara kemanusiaan. Ia bukan panglima militer, ekonom, fisikawan, atau atlet legendaris. Tapi, bertahun-tahun sesudah kematiannya, orang ramai tetap tak pernah lupa: kisahnya terus terekam lewat buku dan film, pasase-pasase di buku hariannya lekat di ingatan. Continue reading “Mari Menulis Buku Harian”

Jangan Dibaca, Ngakak Saja

Doan Widhiandono*
http://www.jawapos.co.id/

BETUL, jangan baca buku ini! Sebab, isinya memang bukan tulisan, bukan rangkaian huruf dan jalinan kata yang harus dibaca. Materi utama buku karya Iwan Nurdianto alias Iwan Iwe ini adalah gambar kartun yang dinikmati dengan cara dilihat. Jumlahnya 139 buah. Dan, sesuai judul buku, penulis berharap bahwa buku tersebut bisa membuat pembacanya meledak dalam tawa alias ngakak.

Sejatinya, tugas Iwan Iwe dalam buku ini tak mudah: menertawakan (baca: menyebabkan tertawa) orang yang kian pelit dengan tertawa. Iwan Iwe harus menguraikan urat-urat tawa masyarakat sekarang yang begitu kusut sehingga tawa menjadi barang yang langka. Continue reading “Jangan Dibaca, Ngakak Saja”

Bahasa ยป