Umar Kayam: “Saya Merasa Jadi Bagian dari Dagelan”

Umar Kayam
Pewawancara: I G.G. Maha Adi, Wicaksono, Hermien Y. Kleden,
majalah.tempointeraktif.com

Umar Kayam adalah gambar multidimensi. Dilihat sepintas, boleh jadi menarik, dipandang lama-lama, yang lebih menarik ternyata ada di bawah permukaan. Di dalam diri pria ini, yang sedang menyongsong hari jadinya yang ke-67, berpadu berlapis-lapis matra yang kualitasnya telah teruji oleh waktu, pengalaman, dan juga, mestinya, kematangan. Continue reading “Umar Kayam: “Saya Merasa Jadi Bagian dari Dagelan””

Seni itu Memberi Ruang Redam

Ugoran Prasad (Seniman Muda dan Pekerja Teater Garasi)
Pewawancara: Mustaan
http://www.lampungpost.com/

PILIHANNYA bergelut dalam dunia seni tak sia-sia, malah membuahkan hasil gemilang. Muda dan berkarya, begitulah yang ada di benak Ugoran Prasad, pekerja sastra kelahiran Lampung yang memilih menetap di Yogjakarta.

Lama bergelut di dunia sastra, banyak karya yang telah ditelurkan dan membuahkan apresiasi, penghargaan untuk karya cerita pendek terbaik untuk Cerpen Pilihan 2005–2006, di salah satu harian nasional ternama tahun 2007, dan karya fiksi peserta Utan Kayu Literary Bienalle 2007, Komunitas Teater Utan Kayu 2007. Continue reading “Seni itu Memberi Ruang Redam”

Ayah dan Sepotong Bulan

Laila Awalia
http://www.lampungpost.com/

“Ibu, lihat itu! Bulan itu dipotong siapa?”

Tentu, Soraya menunjuk benda setengah lingkaran dengan tangan mungilnya ketika mendongakkan kepala di bawah langit malam yang remang-remang. Ketika itu, Ayah belum pulang, maka Soraya menarik tangan bunda untuk keluar, duduk berjajar menghadap taman. Berharap mata Soraya akan segera menangkap semburat cahaya kuning dari lampu depan mobil Ayah ketika memasuki halaman depan dengan menyuarakan klakson. Continue reading “Ayah dan Sepotong Bulan”

Bahasa ยป