Kartu Pos dari Surga

Agus Noor
cetak.kompas.com

Mobil jemputan sekolah belum lagi berhenti, Beningnya langsung meloncat menghambur. “Hati-hati!” teriak sopir. Tapi gadis kecil itu malah mempercepat larinya. Seperti capung ia melintas halaman. Ia ingin segera membuka kotak pos itu. Pasti kartu pos dari Mama telah tiba. Di kelas, tadi, ia sudah sibuk membayang-bayangkan: bergambar apakah kartu pos Mama kali ini? Hingga Bu Guru menegurnya karena terus-terusan melamun. Continue reading “Kartu Pos dari Surga”

Saputangan Buat Bapak

Weni Suryandari
http://kompas.co.id/

?Bu..untuk apa Ibu menyulam saputangan itu? Sudah malam, Bu!? aku mengingatkan Ibu sambil menutup novel yang kubaca ini sebentar.

Ibu tak menyahut. Tangannya khusyuk meneruskan sulaman berinisial nama Bapak pada sebuah saputangan warna biru. Itu adalah saputangan baru. Semua saputangan Bapak ada 7 lembar. Ternyata ada satu yang hilang entah dimana. Tak kutemukan. Mungkin tertiup angin saat baru kering di tali jemuran belakang sana. Aku ingat, beberapa hari yang lalu memang angin bertiup sangat kencang. Beberapa celana dalam sempat berjatuhan ke tanah. Continue reading “Saputangan Buat Bapak”

Fotografi Caleg, Siapa Sudi Kena Kibul?

Seno Gumira Ajidarma *
Kompas, 15 Mar 2009

Calon anggota legislatif telah ”memberi bukti” aktivisme mereka, yakni mengubah kota menjadi galeri terbuka, dengan isi pameran foto-foto wajah mereka sendiri. Dengan kata lain, haruslah mereka terima pula komentar terhadap ”karya seni” mereka tersebut meski jauh dari konteks yang mereka maksudkan sama sekali, sesuai dengan teori komunikasi mutakhir, bahwa bukan hanya komunikator, tetapi juga yang memandang foto itu sebagai penerima pesan merupakan produsen makna. Continue reading “Fotografi Caleg, Siapa Sudi Kena Kibul?”

Film Pendek dari Cerita Pendek

Damhuri Muhammad
http://newspaper.pikiran-rakyat.com/

SEORANG kawan pekerja cerpen mengeluh sembari mengurut dada setelah membaca formulasi judul sinema elektronik (sinetron) yang muncul di layar TV. “Sepertinya judul itu tidak asing di telinga saya.” Semula, komentar sinis itu saya maklumi sebagai sentimen terhadap kecenderungan para penggarap ide cerita sinetron yang tidak kreatif dalam memilih redaksi judul. “Sama saja dengan cerpen, bikin judul itu sulit,” ketus saya. “O, jadi karena bikin judul sukar, lalu seenaknya mereka mencomot judul cerpenku, begitu?” sela kawan itu, kesal. Saya mulai paham, rupanya ia sedang jengkel, karena merasa salah satu judul cerpennya telah dibajak. Continue reading “Film Pendek dari Cerita Pendek”

Perempuan Menggoda Seni

Binhad Nurrohmat
http://www.sinarharapan.co.id/

Misalkan tak ada tubuh perempuan di dunia ini, nasib seni pasti tak seperti saat ini keadaannya. Citra molek dan sensualitas tubuh perempuan telah menyulut api ilham dan merangsang gagasan penciptaan karya seni di berbagai titik ruang dan masa. Banyak karya agung berupa patung dan lukisan berobjek tubuh perempuan sintal dan seksi, film dan musik legendaris menampilkan sosok cantik-menawan dan desahan lembut perempuan, dan sastra pun tak tahan menolak godaan citra dan tubuh perempuan yang kerap terasa begitu luhur dan magis itu. Continue reading “Perempuan Menggoda Seni”

Bahasa »