Filsafat Organisme dan Kearifan Ekologis

Afthonul Afif
http://www.korantempo.com/

Setiap kali musim hujan tiba, hampir bisa dipastikan bencana alam pun melanda. Banjir dan tanah longsor di beberapa daerah menjadi penanda bagi datangnya musim hujan tahun ini. Saya sepenuhnya tidak yakin bencana yang telah menjadi rutinitas tahunan itu semata-mata fenomena alam tanpa campur tangan manusia. Saya memastikan bahwa ada yang salah dalam sikap mental kita dalam berinteraksi dengan alam sekitar. Kita harus berani jujur bahwa kita tak lagi memiliki kesadaran ekologis. Continue reading “Filsafat Organisme dan Kearifan Ekologis”

Damai

Putu Wijaya
http://putuwijaya.wordpress.com/

?Perlukah damai dideklarasikan?? tanya Amat mengomentari Deklarasi Damai yang diselenggarakan di depan Kantor Gubernur, Renon Sabtu lalu.

Ami yang terlibat di dalam kerepotan itu, menjawab dengan pertanyaan.

?Kalau tidak perlu kenapa??

Amat terkejut. Continue reading “Damai”

Kejahatan Dulrokim

Mashuri

Aku memang mengenal sosok yang kau tanyakan. Aku biasa memanggilnya Dulrokim, seperti halnya warga lain memanggilnya. Jika kau bertanya, seberapa jauh kenalku dengan lelaki itu, aku tak bisa menjawab dengan pasti, karena nama panjangnya saja aku tak tahu. Aku hanya tahu nama panggilannya. Tetapi aku akan berkisah kepadamu sejauh kedekatanku dengannya selama ini, agar kau tahu gambaran Dulrokim dari sisi yang lain. Apalagi aku termasuk orang yang tak setuju dan sangat menentang tindakan orang-orang yang menghabisi nyawanya, lalu membakar jasadnya sampai menjadi arang. Continue reading “Kejahatan Dulrokim”

Minok

balipost.co.id

Raudal Tanjung Banua

Minok tertegak menahan isak. Ujung kaitan melayah di lantai, belum sempat ia singsingkan, ketika Agus — putra kecil semata wayangnya — kembali mengucapkan kata itu, ”Bu, besok Agus ikut menyeberang, mencari ayah…” Continue reading “Minok”

Bahasa ยป