Sastra, Abdul Hadi WM, dan Fenomena Puisi Sufistik

Ahmadun Yosi Herfanda *
infoanda.com/Republika

Dalam bahasa A Teeuw, karya sastra tidak pernah lahir dari ruang kosong — selalu ada teks-teks lain yang ikut mempengaruhi proses kelahiran dan ikut mewarnai karakternya. Dalam kasus sajak Abdul Hadi tersebut di atas, teks-teks yang mempengaruhinya adalah konsep-konsep tentang tasawuf. Continue reading “Sastra, Abdul Hadi WM, dan Fenomena Puisi Sufistik”

Sastra, Abdul Hadi WM, dan Orientasi Penciptaan

Ahmadun Yosi Herfanda *
infoanda.com/Republika

Peran dan keberadaan (eksistensi) Abdul Hadi WM dalam sastra Indonesia sangat paradigmatik. Dia tidak hanya muncul sebagai penyair dan sastrawan ternama, tapi juga membawa konsep estetika penting — puitika sufistik — yang cukup berpengaruh pada perkembangan kesastraan Indonesia pada masanya dan masa sesudahnya. Continue reading “Sastra, Abdul Hadi WM, dan Orientasi Penciptaan”

Abdul Hadi WM: Malaysia Remehkan Indonesia

Abdul Hadi WM (Wawancara)
http://suaramerdeka.com/

KASUS model asal Indonesia Manohara Odelia Pinot dan Raja Kelantan Tengku Muhammad Fakhry serta konflik Ambalat memanaskan lagi hubungan diplomatik dan budaya antara Malaysia dan Indonesia. Sejak sama-sama berdiri tahun 40-an, hubungan bilateral selalu pasang surut. Ada kalanya panas, ada kalanya mesra. Untuk mengetahui kenapa pasang-surut itu terjadi, berikut wawancara dengan Prof Dr Abdul Hadi MW, pengajar Universitas Paramadina yang tahun 1991-1997 menjadi penulis tamu dan pengajar di Universiti Sains Malaysia. Continue reading “Abdul Hadi WM: Malaysia Remehkan Indonesia”

Dialog tentang Pendidikan bersama Sastrawan Prof. Dr. Abdul Hadi WM

dengan Arif Gumantia di facebook

Semboyan negara kita Bhinneka Tunggal Ika. Hanya saja sekarang ini Bhinneka Tanggal Ika. Kemana Ika?

Arif Gumantia
April 13 at 10:45pm
Ika telah tanggal… nggih pak…
karena tidak pernah ada yang peduli dan yang merawat…
semua hanya mencari materialisme dan pragmatisme dalam sebuah
ke-Bhinneka-an… Continue reading “Dialog tentang Pendidikan bersama Sastrawan Prof. Dr. Abdul Hadi WM”

Prof Dr Abdul Hadi WM: Indonesia tak Punya Rumah Kebudayaan Sendiri

Abdul Hadi W. M.
Syahruddin El-Fikri (Pewawancara)
republika.co.id

Sistem pendidikan modern telah mengajarkan paham materialistik sehingga menafikan nilai-nilai yang terkandung dalam sebuah bahasa.

Agama Islam banyak memengaruhi kebudayaan bangsa Indonesia, khususnya bidang sastra. Munculnya sastra Melayu juga dipengaruhi oleh sastra Islam. Tak heran bila kemudian bangsa ini melahirkan banyak tokoh sastra yang andal. Sayangnya, kini kesusastraan Melayu yang menjadi ciri khas bangsa ini mulai kehilangan arah. ”Indonesia sudah tak memiliki rumah secara kultural lagi,” kata Prof Dr Abdul Hadi WM, guru besar Universitas Paramadina Mulya (UPM), Jakarta, kepada Syahruddin El-Fikri, wartawan Republika. Continue reading “Prof Dr Abdul Hadi WM: Indonesia tak Punya Rumah Kebudayaan Sendiri”

Bahasa ยป