Kesatuan

Agus R. Sarjono *
Majalah Tempo, 11 Jul 2011

“Wahai pemuda Indonesia, jika Tunku Abdul Rahman bertanya kepadamu, ‘Berapa jumlah pemuda Indonesia?’, jawablah: ‘Satu!’” Demikian gelegar pidato Bung Karno saat terjadi konfrontasi dengan Malaysia. Jawaban “satu!” yang diberikan Bung Karno tentu bukan karena beliau malas menghitung berapa persisnya jumlah pemuda Indonesia saat itu. Juga bukan berarti Bung Karno kalah soal berhitung dibanding Rhoma Irama hanya karena Bang Haji melantunkan “Seratus tiga puluh lima juta/Penduduk Indonesia….” Continue reading “Kesatuan”

Partai

Agus R. Sarjono *
Majalah Tempo, 3 Okt 2011

Partai yang selalu besar jumlah anggotanya dalam semua cerita silat (cersil) Cina, khususnya peranakan Indonesia, adalah Partai Pengemis alias Kay Pang. Partai terbesar ini biasanya ditandai oleh pakaian mereka yang tambalan, dan “Ilmu Tongkat Penggebuk Anjing”, ilmu silat tertinggi khusus buat ketua partainya. Kwee Cheng, tokoh utama Pendekar Rajawali Sakti karya Chin Yung, adalah murid ketua Partai Pengemis. Continue reading “Partai”

Petjoek

Agus R. Sarjono
Majalah Tempo, 25 Jan 2010

Bahasa Indonesia pada dasarnya adalah bahasa yang kaku, agak formalistik, dan kurang santai. Pada era Orde Baru, bahasa Indonesia yang tak santai ini makin gerah karena dibebani feodalisme yang membedakan penggunaan bahasa bagi mantan menteri dengan bagi bekas tukang parkir, mantan pejabat dengan bekas penjahat. Srimulat selalu menggunakan campuran bahasa daerah dalam banyolan mereka untuk menciptakan suasana santai. Kalau ingin memancing tawa, mereka menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, karena di tangan mereka, formalitas bahasa Indonesia jadi benar-benar menggelikan. Continue reading “Petjoek”

Bahasa Yatim Piatu

Agus R. Sarjono *
Majalah Tempo, 6 Juni 2011

Saat menerjemahkan karya-karya Georg Trakl, penyair superkelam dalam khazanah perpuisian Jerman, Berthold Damshäuser dan saya kerap bersitegang. Pasalnya adalah memilih kata dan ungkapan Indonesia yang tepat bagi keindahan, kegilaan, dan kekelaman Trakl. Jika dua orang muslim bersitegang tentang sesuatu, keduanya dianjurkan untuk kembali ke sumber: Quran dan Hadis. Continue reading “Bahasa Yatim Piatu”

Sulitnya Bahasa Indonesia

Agus R. Sarjono
Majalah Tempo, 24 Mei 2010

Setiap orang asing yang pernah tinggal di Indonesia dengan cepat akan dapat bercakap-cakap dalam bahasa Indonesia. Di Bonn, Jerman, para mahasiswa semester awal di jurusan bahasa Indonesia selalu bikin cemburu mahasiswa jurusan bahasa Cina, Arab, dan Jepang. Sebab, saat mereka masih terbata, para mahasiswa jurusan bahasa Indonesia sudah mulai pandai bercakap-cakap dalam bahasa Indonesia. Namun, begitu mereka lulus dan makin memperdalam bahasa Indonesia, tahulah mereka betapa peliknya bahasa ini. Continue reading “Sulitnya Bahasa Indonesia”

Bahasa »