Dilema Kritik Sastra

Aminullah HA Noor
http://www.suarakarya-online.com/

Suatu waktu ketika kritikus sastra HB Jassin masih hidup ia pernah menyinggung mengenai perlunya seorang penulis fiksi menghadapi kritikus yang mengkritik karyanya.

Hal ini sudah penulis lakukan beberapa tahun yang lalu ketika Salim Said mengkritik Gerson Poyk di majalah Tempo (maaf, tanggal dan tahunnya penulis lupa). Satu halaman Tempo menghajar penulis dengan mengatakan (kurang lebih) bahwa imajinasi penulis hanya terbatas di wilayah fisik semata. Continue reading “Dilema Kritik Sastra”

Mengenang Setahun Sastrawan Asrul Sani

Aminullah HA Noor
suarakarya-online.com 15-1-2006

Rabu 11 Januari lalu tepat setahun meninggalnya sastrawan Asrul Sani. Kepergian beliau tahun lalu, mengejutkan Penulis ketika menyadari kematian sastrawan besar itu melalui SMS yang dikirimkan seorang rekan.

“Bang Asrul, pencetus humanisme universal itu sudah tiada. Ia meninggal disaat negeri menjadi tempat persembunyian manusia yang menginjak-injak humanisme.” begitu bunti SMS dari rekan yang mengabari hari kematian Asrul Sani. Continue reading “Mengenang Setahun Sastrawan Asrul Sani”

Memahami Puisi-puisi Sitor Situmorang

Aminullah HA Noor
http://www.suarakarya-online.com/

Bagi saya, apa yang paling terkenang dari puisi Sitor Situmorang, terutama dari periode awal, khususnya kumpulan Surat Kertas Hijau, Dalam Sajak, dan Wajah Tak Bernama, bukanlah isi filsafat – misalnya tentang keisengan atau keterasingan – melainkan bunyi dan rupa, bahkan tertib-rupa dan tertib-bunyi.

Ciri demikian itu membebaskan dia dari lingkungan pengaruh Chairil Anwar, sosok pembaharu dari generasinya sendiri, dan mendekatkan dia kepada Amir Hamzah. Continue reading “Memahami Puisi-puisi Sitor Situmorang”

Ketika Kritikus Sastra Diperlukan

Aminullah HA Noor
http://www.suarakarya-online.com/

Benarkah kritikus sastra merupakan “makhluk langka” sedemikian sehingga hari-hari ini lahir fenomena lebih banyaknya lahir karya sastra ketimbang kritik sastra? Tidak berbahayakah bila kondisi ini dibiarkan terlalu lama?

Sudah cukup lama terlahir asumsi bahwa semakin banyak karya sastra dibuat, akan semakin memperkaya khazanah kesusasteraan yang ada. Khzanah yang semakin kaya pun diasumsikan akan memperkaya aspek budaya bangsa kita. Continue reading “Ketika Kritikus Sastra Diperlukan”