SASTRA KONTEKSTUAL: WARISAN ARIEF BUDIMAN

Djoko Saryono *

Pada April lalu (23 April 2021) genaplah satu tahun Arief Budiman meninggalkan kita semua, pulang ke rumah sejati setiap makhluk. Saya ingin mengenangnya saat itu. Namun, ada saja kesempitan yang datang. Baru sekarang saya bisa mengenangnya dalam satu tulisan — itu pun tulisan lama yang saya “semir ala kadarnya”. Semoga tulisan ini bisa menjadi doa bagi mendiang Arief Budiman, yang membuatnya semakin damai di rumah keabadian. Pembaca budiman, nikmatilah seraya menghikmati puasa Ramadan pada hari libur ini. Continue reading “SASTRA KONTEKSTUAL: WARISAN ARIEF BUDIMAN”

Mengenang Arief Budiman, Tokoh Sastra Pencetak Sejarah

Yohanes Sehandi *

Hari ini Jumat, 23 April 2021, genap satu tahun tokoh sastra Indonesia modern, Arief Budiman, meninggal dunia. Beliau meninggal dunia pada Kamis, 23 April 2020, di Salatiga, dalam usia 79 tahun. Arief Budiman lahir di Jakarta pada 3 Januari 1941.

Pada waktu Arief Budiman meninggal dunia, teman akrabnya, Ariel Heryanto, menulis kesan singkat di akun Facebook-nya: “Kesan yang paling kuat tentang Arief yang saya simpan adalah sosoknya sebagai aktivis dan intelektual publik. Berbeda dengan kebanyakan aktivis, Arief berjiwa aktivis sedalam-dalamnya dan nyaris seumur hidup.” Continue reading “Mengenang Arief Budiman, Tokoh Sastra Pencetak Sejarah”

Pemikiran Kritis Arief Budiman

Ahmadun Yosi Herfanda
Hatian Republika

Masalah-masalah kebebasan, negara dan pembangunan, adalah tiga tema besar yang banyak dikaji Arief Budiman dalam esei-eseinya yang tersebar di berbagai media massa. Dengan tema besar itu, intelektual tersebut merambah ke persoalan politik, sosial, ekonomi, seni dan budaya. Dengan tema-tema itu pula ia tumbuh dan dikenal sebagai pemikir interdisipliner, dengan pandangan-pandangan yang kritis dan tajam. Continue reading “Pemikiran Kritis Arief Budiman”