Sunda Dalam “Bijdragen”

Atep Kurnia *
Pikiran Rakyat, 3 Mei 2008

Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde (KITLV) termasuk salah satu lembaga ilmiah Belanda yang peduli terhadap kebudayaan Indonesia. Lembaga ini didirikan 4 Juni 1851, di Kota Delft.

Maksud pendiriannya, pada mulanya ditujukan untuk melatih para pegawai negeri (ambtenaar) yang akan dikirim ke wilayah jajahan. Dalam perkembangannya, lembaga ini meluaskan tujuannya menjadi memajukan ilmu bahasa, budaya, dan sejarah Hindia Belanda dalam arti yang luas. Continue reading “Sunda Dalam “Bijdragen””

Evaluasi Buku Sunda 2006

Atep Kurnia *
Pikiran Rakyat, 6 Jan 2007

ORANG Sunda boleh sedikit berbangga hati bila menengok kehidupan sastranya. Buku-buku berbahasa Sunda selalu terbit setiap tahun. Hadiah-hadiah sastra, seperti Rancage, LBSS, dan hadiah lainnya rutin dihidupkan. Media massa, juga ikut menyemarakkan kehidupan sastra. Ya, kehidupan sastra Sunda bisa dibilang lebih beruntung dibanding dengan sastra daerah lainnya. Continue reading “Evaluasi Buku Sunda 2006”

Cerita Rakyat: Si Kabayan, dari Buku ke Buku

Atep Kurnia *
Pikiran Rakyat, 7 April 2007

RASSERS (1941) menilai, Si Kabayan adalah tokoh ambivalen. Selain sebagai penghubung dan pewarta dari Sang Pencipta Semesta, ia juga dinilai sebagai tokoh yang mewakili totalitas dan kekuatan masyarakat yang bersifat membangun, tetapi juga menghambat. Ya, di dalam dirinya sifat ketuhanan dan demonis mewujud menjadi satu. Oleh karena itu, Rassers menganggap Si Kabayan adalah pahlawan budaya sekaligus tukang tipu. Continue reading “Cerita Rakyat: Si Kabayan, dari Buku ke Buku”

Sayembara Sastra Sunda

Atep Kurnia *
nasional.kompas.com

Sayembara di jagat kesusastraan Sunda telah berlangsung lama. Menurut Ensiklopedi Sunda (2000: 258), usaha pertama kali untuk mengadakan lomba sastra Sunda dimulai pada 1920. Saat itu ada sayembara menulis roman yang diselenggarakan Balai Pustaka. Pemenangnya Carita Dulur Lima karya Sungkawa.

Setelah Indonesia merdeka, upaya mengadakan sayembara mengarang sastra Sunda diadakan Lembaga Basa jeung Sastra Sunda (LBSS) pada 1954. Saat itu LBSS mengadakan lomba mengarang carpon. Pemenangnya Caraka, sastrawan Sunda, melalui karya Hoskut. Continue reading “Sayembara Sastra Sunda”

Siluman Dalam Sastra Sunda

Atep Kurnia *
pikiran-rakyat.com

DALAM cerita-cerita Ambri, gambaran siluman masih sebatas yang tampak dari realitas kehidupan orang-orang lembur. Dan pada cerita-cerita siluman Ki Umbara, walau sudah dikaitkan dengan agama Islam, gambaran siluman masih terasa samar, karena masih terkesan bertarik ulur dengan kepercayaan tradisional.

Siluman ternyata bukan saja milik orang Timur, seperti yang dituduhkan orang Barat. Dalam kesusastraan Inggris, misalnya, Shakespeare menyodorkan tokoh siluman gentayangan ayah Hamlet untuk memberi tahu siapa yang telah membunuhnya. Continue reading “Siluman Dalam Sastra Sunda”