Perempuan dalam Babad

Bandung Mawardi
http://suaramerdeka.com/

ADA petikan yang membuat gemas atau geram dari Serat Panitisastra mengenai perempuan: mungguh ing estri ingkang pinilih dening wong priya wanodya ingkang agemuh payudarane dadi sukaning kakung (perempuan yang menjadi pilihan pria ialah perempuan dengan payudara montok yang merupakan kegemaran para lelaki). Petikan itu mungkin bisa jadi alasan untuk perdebatan panjang dalam wacana gender dengan mengacu ke kepustakaan Jawa lama. Continue reading “Perempuan dalam Babad”

Menguak Tabir Kekerasan

Judul buku: Dominasi Penuh Muslihat: Akar Kekerasan dan Diskriminasi
Penulis : Haryatmoko
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
Cetak : 2010
Tebal : 295 halaman
Peresensi : Bandung Mawardi
http://www.lampungpost.com/

AGAMA memicu kekerasan. Model kekerasan dengan dalih perintah agama atau klaim tafsiran telah terjadi dari zaman ke zaman. Continue reading “Menguak Tabir Kekerasan”

Stigmatisasi dan Narasi Sejarah 1965

Bandung Mawardi
http://www.jawapos.co.id/

TRAGEDI 1965 berlalu, ingatan tak menghilang, trauma masih tersisa, dan stigma terus menghantui. Sejarah berdarah itu memang luka besar, aib untuk Indonesia. Kita mengenang dengan gambaran tentang kekerasan, penculikan, penyiksaan, dan pembunuhan. Gambaran buruk, kelam, hitam ditampilkan Orde Baru dalam produksi buku sejarah, buku pelajaran, film, pidato, atau penataran. Propaganda Orde Baru ingin membuat ”hitamnya hitam” PKI, kendati harus mengorbankan jutaan orang: dipenjara, diasingkan, didiskriminasikan, atau dimatikan. Continue reading “Stigmatisasi dan Narasi Sejarah 1965”

Gamelan: Eksotik, Mistik, dan Politik

Bandung Mawardi
http://www.suarakarya-online.com/

Gamelan Jawa telah memberi inspirasi dalam penciptaan musik klasik di Eropa. Inspirasi itu didapatkan komponis Claude Debussy ketika menikmati alunan gamelan dalam acara Eksposition Universelle di Paris (1889). Acara ini diselenggarakan dalam rangka peringatan seabad Revolusi Prancis dan peresmian Menara Eiffel.

Gamelan dihadirkan di kaki Menara Eiffel sebagai perwakilan anjungan Hindia Belanda dengan kepentingan “pameran” politik kebudayaan kolonial di negeri Eropa. Continue reading “Gamelan: Eksotik, Mistik, dan Politik”

Melagukan Indonesia

Bandung Mawardi
http://www.lampungpost.com/

Bulan Agustus menjadi bulan sakral untuk Indonesia. Ritus peringatan kemerdekaan diadakan dengan ikhtiar mengekspresikan nasionalisme. Bendera merah putih dikibarkan sebagai simbol untuk mengenang sejarah dalam tafsir keberanian dan kesucian.

Lagu Indonesia Raya dikumandangkan dalam upacara sebagai tanda dari penghormatan terhadap Tanah Air Indonesia. Hari kemerdekaan menjadi bukti persenyawaan bendera merah putih dan lagu Indonesia Raya untuk menyemaikan nasionalisme. Continue reading “Melagukan Indonesia”

Bahasa ยป