Bandung Mawardi *
Bali Post, 21 April 2013
DI UJUNG abad XIX, Kartini berpengharapan, kaum perempuan diperkenankan bersekolah atas emansipasi dan kemodernan. Perempuan beraksara berarti mengenal diri dan dunia. Pengharapan itu tersendat dan bergerak lambat. Kartini enggan berpasrah, impian ingin terejawantah meski mendapati bantahan-bantahan tradisionalitas dan kekuasaan kolonial. Continue reading “Indonesia Beraksara!”
