Buku Kitab Kritik Sastra Diluncurkan

Buku Maman Mahayana Dibahas Peneliti Cekoslowakia
tiraskita.com

Buku terbaru kritikus Maman S. Mahayana berjudul Kitab Kritik Sastra diluncurkan di kampus FIB Universitas Indonesia (UI) dan dibahas oleh peneliti dan dosen dari Cekoslowakia, Martina Rysova dan peneliti UI, Tommy Christomy. Acara itu dihadiri seratus lebih undangan termasuk sastrawan Fakhrunnas MA Jabbar (Riau) dan Asrizal Noor. Continue reading “Buku Kitab Kritik Sastra Diluncurkan”

Teater Angin, Bersiap Gelar Malam Apresiasi Sastra

Rindra
Bali Post 7 Feb 2015

NAMA Teater Angin tentu sudah tidak asing lagi di kalangan komunitas sastra atau teater di Bali. Komunitas teater besutan SMA Negeri 1 Denpasar ini memang telah malang-melintang di berbagai event sastra. Tak sedikit penghargaan yang sudah diraih, membanggakan para pegiat Teater Angin sekaligus mengharumkan nama SMA Negeri 1 Denpasar sendiri. Continue reading “Teater Angin, Bersiap Gelar Malam Apresiasi Sastra”

Pameran Buku Frankfurt 2015: Tak Ada Kata Terlambat

Ayu Purwaningsih
dw.de

Dalam hitungan bulan, Indonesia akan tampil sebagai tamu kehormatan di pameran buku internasional Frankfurter Buchmesse 2015. Dibutuhkan kerjasama luas untuk keberhasilan Indonesia.

“Industri ini masih hidup, bergetar,“ demikian kata-kata penuh semangat yang dilontarkan direktur pameran buku internasional Frankfurt Book Fair, Juergen Boos, setahun yang lalu. Kata-kata bergelora itu mendorong semua pihak mengembangkan tradisi yang menjadi kunci pengetahuan ini. Seperti yang diharapkannya, tahun ini pameran akbar itu pun kembali mendulang kesuksesan, dengan menghadirkan tamu kehormatan: Finlandia. Continue reading “Pameran Buku Frankfurt 2015: Tak Ada Kata Terlambat”

Bahasa Media Massa Kita:

Mendayung antara Lokalisme dan Globalisme [1]
Listiyono Santoso [2]

Pengantar

Bandul pendulum dunia saat ini bergerak menuju tatanan dunia baru yang disebut sebagai dunia global. Globalisasi telah menjadi magnet baru yang menyedot perhatian sebagian besar masyarakat dunia. Masyarakat dunia –dimana saja- tidak bisa lagi mengelak kehadiran tatanan baru ini. Melalui teknologi informasi, globalisasi telah menjadikan dunia layaknya perkampungan global (global village). Sebuah perkampungan tempat hiruk pikuknya berbagai informasi berseliweran tiada henti. Begitu cepat dan tidak terkendali. Continue reading “Bahasa Media Massa Kita:”

Bahasa »