Perang Puisi dan Pesta Ulang Tahun Pelangi Sastra Malang ke 2

Denny Mizhar *

Jejaring sosial tanpa batas memberikan jalan penulis-penulis mampu melompat jauh dari poisisi teretorialnya. Dengan begitu muncul pula komunitas-komunitas yang menamakan dirinya komunitas sastra ataupun individu-individu yang menyatakan dirinya penulis atau sastrawan. Hal tersebut juga mempengaruhi dinamika sastra di Malang sehingga dialektika sastra di Malang kian hari kian dinamis yang sempat mengalami keheningan di riuhnya kesusastraan Jawa Timur, Indonesia ataupun Internasional. Dunia cyber memberi andil besar atas kembali riuhnya sastra di Malang. Dan keheningan itu mulai pecah, pesta kesusastraan digelar dan dirayakan lewat jejaring sosial. Continue reading “Perang Puisi dan Pesta Ulang Tahun Pelangi Sastra Malang ke 2”

Fragmen dari Novel Dunia Kecil; Panggung & Omong Kosong

A. Syauqi Sumbawi *

( …. )
Aku melihat Bapak berdiri di beranda depan. Ia mengenakan baju seperti yang dipakai para tetangga saat pergi ke kota. Barangkali rasa bosan yang akhirnya membikin Bapak pagi itu terlihat hendak menghirup udara segar di luaran. Celana yang membungkus bagian bawah tubuhnya seperti mengisyaratkan bahwa dirinya sedikit pulih dan menerima kepergian Ibu. Aku senang dengan keadaannya itu. Dan sejak saat itu, Bapak kerap pergi. Continue reading “Fragmen dari Novel Dunia Kecil; Panggung & Omong Kosong”

Bahasa »