
Djoko Saryono * Continue reading “Terus Menulis untuk Kesehatan Jiwa”
Tradisi Sebagai Sampiran
Teddi Muhtadin *
Pikiran Rakyat, 26 Juli 2009
Saya ingin memahami sisindiran (pantun dalam bahasa Indonesia) sebagai suatu proses kreatif berkebudayaan, sebagai penghargaan kepada tradisi, dan sebagai penghormatan terhadap tafsir. Sisindiran, sebagaimana kita ketahui, adalah salah satu bentuk puisi lisan yang terdiri atas dua bagian, yaitu cangkang (sampiran) dan eusi (isi). Sampiran, umumnya, merupakan permainan bahasa yang memikat, sedangkan isi merupakan pesan yang hendak disampaikan. Continue reading “Tradisi Sebagai Sampiran”
Sastra di Bandung
Soni Farid Maulana
Pikiran Rakyat, 9 Jan 2011
Kegiatan sastra di Bandung, khususnya puisi, sejak tahun 1970-an hingga kini tidak mati-mati. Masing-masing zaman punya tokohnya sendiri, mulai dari gerakan Puisi mBeling yang digagas oleh penyair Remy Sylado dan Jeihan Sukmantoro pada tahun 1972-1973 di majalah Aktuil, hingga digelarnya Pengadilan Puisi pada 8 September 1974 oleh Yayasan Arena di Aula Universitas Parahyangan Bandung, Continue reading “Sastra di Bandung”
Bukan Musikalisasi Puisi, tapi ’’Melainkan’’
Rian Harahap *
Riau Pos, 24 Feb 2013
Ratusan orang masuk riuh dan sibuk dalam gedung pertunjukan, mencari-cari bangku yang tepat untuk diduduki. Sementara lampu panggung masih gelap dengan segala kemisterian pertunjukannya.
Seorang pria keluar dengan celana ketat dan baju yang mengecil, wajahnya penuh dengan kumis klimis kemudian menghentak keheningan panggung. Continue reading “Bukan Musikalisasi Puisi, tapi ’’Melainkan’’”
Mari Merayakan Puisi

Iwan Kurniawan Continue reading “Mari Merayakan Puisi”
