Ki Pandjikusmin, Misteri yang Dibawa Mati

Seno Joko Suyono
majalah.tempointeraktif.com

AMPLOP itu lusuh. Sudah sejak 1968 dia terjepit di dalam sebuah map karton kuning. Amplop itu dialamatkan kepada majalah Sastra, Jalan Kramat Sentiong 43, Jakarta. Nama pengirimnya hampir tak terbaca—karena tertutup sebuah klip map. Bila kita mencabut klip itu, terbacalah nama pengirimnya dengan alamat 2-nd Floor Maritime Building Collyer Quay, Singapore. Continue reading “Ki Pandjikusmin, Misteri yang Dibawa Mati”

Tentang Sajak Dody Kristianto

Eva Dwi Kurniawan

Dody Kristianto, nama yang kini menjadi perhatian saya. Seorang sarjana sastra.
Sudah lama saya memendam sebuah rasa yang aneh. Rasa yang tersamar-samar mengatakan bahwa kawan saya itu, Dody, akan menjadi seorang penyair baik. Penyair yang resah dengan bahasa dan selalu menemukan kegagalan dalam menyusunnya. Sebab, yang namanaya sajak, tidak akan pernah berhasil diciptakan. keberhasilannya ialah ketika sajak itu dirasakan gagal. Dan sebab gagal itulah, usaha untuk menyusunnya kembali, dilakukan. Dan sudah pasti, akan terjadi kegagalan lagi. Begitulah, serupa kutukan Zeus kepada Syisipus. Continue reading “Tentang Sajak Dody Kristianto”

Djenar: Buah Dada Saya Lebih Besar

Marcus Suprihadi
entertainment.kompas.com

Terima kasih buat yang sudah memberikan baju ini buat saya karena dengan baju ini tetek saya jadi kelihatan besar. — Djenar Mahesa Ayu

Berbusana dengan konsep halter neck backless dress, penulis Djenar Maesa Ayu terlihat lebih anggun dibandingkan ketika ia berada di balik laptopnya sembari menulis novel. Dengan busana tersebut, (maaf) buah dada Djenar pun terlihat lebih besar. Continue reading “Djenar: Buah Dada Saya Lebih Besar”

Antara Cinta dan Harga Diri

Sofian Dwi
http://www.seputar-indonesia.com/

Dua tokoh sentral dalam adegan teater dari kelompok Mei Theater Company tampil dalam pentas bertajuk Pinangan di Teater Studio, Taman Ismail Marzuki,kemarin. Seni pertunjukan yang disutradarai oleh Firsty Soebratawidjaja dan Indra Acoy tersebut bercerita tentang pinangan seorang pria terhadap gadis idamannya yang terbentur persoalan harga diri dengan latar belakang budaya Minahasa dan Maluku. Continue reading “Antara Cinta dan Harga Diri”

Sebuah Ihtiar Renjana-Reproduksi

Zaki Zubaidi
http://www.seputar-indonesia.com/

Menulis sastra membutuhkan kesetiaan. Untuk menjaga kesetiaan ini masing-masing individu (penulis sastra) memiliki kecenderungan yang berbeda.
Ada yang menjaga kesetiaan itu melalui sebuah kesendirian. Tapi ada juga penulis yang menjaga kesetiaan itu secara komunal.Hal ini memang sangat bergantung pada proses perkenalannya dengan sastra. Seseorang yang lahir dari hasil sharing komunitas maka karyakaryanya akan mempengaruhi sekaligus dipengaruhi anggota komunitas yang lain. Komunitas sastra mutlak dibutuhkan untuk menjaga iklim kesusastraan yang dinamis. Continue reading “Sebuah Ihtiar Renjana-Reproduksi”

Bahasa »