Tadarus Sastra Para Penyair

Ribut Wijoto
beritajatim.com

Lebih dari seratus sastrawan dan masyarakat berkumpul di pendopo Taman Budaya Jawa Timur, Genteng Kali, Surabaya, Senin (22/8/2011) malam. Menikmati sajian musik dan baca puisi.

Ada lebih dari 18 penyair bergiliran membacakan puisi. Mayoritas penyair muda. Ada penyair Dian Nita Kurnia, Saiful Anam, Dheny Jatmiko, Ahmad Fatoni, Gita Pratama, Deny Tri Aryanti, dan lain-lain. Para penyair senior pun turut meramaikan. Semisal Aming Aminudin, Saiful Hadjar, Tjahjono Widarmanto, dan lainnya. Continue reading “Tadarus Sastra Para Penyair”

Utusan Istana Menjenguk Penghafal Naskah ‘I La Galigo’

Isma Savitri
http://www.tempo.co/

Puang Matoa Saidi, satu-satunya penghafal naskah I La Galigo yang masih hidup. Kini, ia terbaring lemah di rumahnya di Pangkep, Sulawesi Selatan, akibat sakit tifus akut. Prihatin dengan penyakit Puang yang tak kunjung sembuh sejak tiga bulan lalu, Istana Kepresidenan turun tangan dan mengirim utusan menjenguk lelaki berumur 51 tahun itu. Continue reading “Utusan Istana Menjenguk Penghafal Naskah ‘I La Galigo’”

15 Penulis Terpilih Akan Tampil di Ubud Writers Festival

Rofiqi Hasan
tempo.co

Sejumlah 15 penulis Indonesia terpilih untuk tampil di ajang Ubud Writers and Readers Festival (UWRF). Mereka yang lolos dalam proses kurasi itu akan diundang untuk mengikuti UWRF 2011 pada 5-9 Oktober mendatang di Ubud, Bali.

“Mereka berasal dari berbagai daerah di nusantara. Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, serta NTB. Semua terwakili dalam jajaran para penulis terpilih ini,” ujar Manajer Pengembangan Komunitas UWRF Kadek Purnami, Jumat, 3 Juni 2011. Continue reading “15 Penulis Terpilih Akan Tampil di Ubud Writers Festival”

Monolog: Energi Putu Wijaya

Ilham Khoiri
Kompas, 01 Juli 2007

DALAM usia 64 tahun, gelora Putu Wijaya seperti tak habis-habisnya. Pentas Seratus Menit—yang ternyata molor hingga lebih dari 140 menit—di Gedung Kesenian Jakarta, Rabu dan Kamis (27-28/6) malam, menjadi ajang pemendaran energinya.

Monolog itu tampil kuat sebagai karya baru yang lebih “provokatif”, yang menerabas kungkungan teks cerita. Continue reading “Monolog: Energi Putu Wijaya”

Bahasa »