Menautkan Makna

Soni Farid Maulana
http://www.pikiran-rakyat.com/

DALAM kesempatan kali ini, laman Mata Kata kembali hadir menampilkan puisi yang ditulis oleh penyair Meitha Kartika Herdiyanti (Bogor) dan Oky Syeiful Rahmadsyah Harahap (Bandung). Masing-masing penyair menampilkan dua buah puisi, yang ditulis dengan amat sederhana, namun kaya makna. Masing-masing penyair tampil dengan gaya ucap yang berbeda satu sama lainnya. Namun demikian, Continue reading “Menautkan Makna”

Toto Sudarto Bachtiar (1929-2007)

Sapardi Djoko Damono *
Kompas, 21 Okt 2007

Selasa, 9 Oktober yang lalu, Toto Sudarto Bachtiar telah mendahului kita. Untuk dunia kesusastraan, ditinggalkannya sejumlah sajak yang pada tahun 1950-an sempat dikumpulkannya dalam Suara dan Etsa, dua kumpulan sajak yang merupakan penanda penting dalam perkembangan perpuisian kita. Tulisan ringkas ini adalah upaya untuk menempatkannya dalam peta kesusastraan kita. Sampai dengan tahun 1949, perpuisian kita boleh dibilang dikuasai oleh Chairil Anwar, tentu berkat pandangan HB Jassin yang sudah sejak zaman Jepang muncul sebagai seorang dokumentator dan pengamat sastra yang rajin. Continue reading “Toto Sudarto Bachtiar (1929-2007)”

HUKUM ISLAM PADA MASA TABI’IN

Faksionalisme antara Kelompok Rasionalis (Ahlu al-Ra’yi) dan Kelompok Tradisionalis (Ahlu al-Hadits)

Ahmad Syauqi Sumbawi *

A. Pendahuluan

Tidak dapat dipungkiri bahwa terdapat kaitan langsung antara Islam sebagai doktrin agama dan juga sebagai hukum. Meskipun kegiatan legislasi Nabi Saw baru dilakukan setelah tinggal dan menetap di Madinah Nabi, namun ketentuan-ketentuan yang bersifat legalistik atau kehukuman telah ada sejak berada di Makkah. Continue reading “HUKUM ISLAM PADA MASA TABI’IN”

Sihir Matah Ati

Sofian Dwi
Seputar Indonesia, 15 Mei 2011

INILAH pentas tari tradisional yang mengambil setting pada pertengahan abad ke-18, namun dibalut efek visual modern. Matah Ati yang digelar di teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki pada 13-14 Mei itu,bukan sebatas koreografi yang menawan, melainkan juga set panggung yang dibangun miring 15 derajat. Continue reading “Sihir Matah Ati”

Puisi dan Dunia Maya

Soni Farid Maulana
pikiran-rakyat.com

PADA Kamis pertama bulan Mei 2011, laman Mata Kata kembali hadir dengan menampilkan puisi karya penyair Wahyu Goemilar (Bandung, Jawa Barat), Bunyamin F. Syarifudin (Bandung) dan Hudan Nur (Palu, Sulawesi Tengah). Seharusnya tampil pada hari Selasa kemarin, hanya karena ada masalah teknis, maka baru bisa disajikan pada saat ini. Continue reading “Puisi dan Dunia Maya”

Bahasa »