Revitalisasi Ajaran Sutasoma Pendidikan Demokrasi

Berharap Mengakui sebuah Perbedaan

I Putu Sudibawa *
balipost.co.id

PENDIDIKAN demokrasi yang ingin dideklarasikan, telah terjadi kegagalan yang mengerikan – disadari atau tidak – terutama ditunjukkan oleh superioritas kesombongan intelektual kita dewasa ini, sebagai sesuatu yang menggejala sangat umum. Tidak sedikit dari mereka telah tergerus jatuh menjadi hamba sahayu, yang oleh Ida Wayan Oka Granoka disebut dengan ”keangkeran” perangkat simbolis ”logika-artificial” (materi-formal). Continue reading “Revitalisasi Ajaran Sutasoma Pendidikan Demokrasi”

Raja Zalim Raja Disanggah

Iwan Nurdaya-Djafar
http://www.lampungpost.com/

Dewasa ini dunia tengah menyaksikan pergolakan rakyat di dunia Islam di Jazirah Arab dan Afrika Utara demi menumbangkan penguasa lalim yang menguasai negaranya. Dimulai dari Tunisia di Afrika Utara, berlanjut di Mesir dengan Presiden Hosni Mubarak yang digulingkan setelah berkuasa 30 tahun, di Yaman dengan Presiden Ali Abdullah Saleh yang telah berkuasa 32 tahun, di Libya dengan Presiden Moammar Khadafi yang telah berkuasa 41 tahun, di Bahrain dengan Raja Hamad bin Issa al-Khalifa, Continue reading “Raja Zalim Raja Disanggah”

ANAK ARLOJI TERHARU DI BALAI SOEDJATMOKO SOLO

Kurnia Effendi
pawonsastra.blogspot.com

Jika ada yang bertanya kepada saya: “Bagaimana perasaanmu saat Anak Arloji dibincang teman-teman penggiat sastra di Solo?” – akan saya jawab: “Itulah malam paling mengharukan untuk awal perjalanan buku.”

Syahdan, saya, Endah, dan Raya berniat membesuk sahabat kami, Sanie B Kuncoro di Solo yang sakit dan baru menjalani operasi. Disepakati akan terbang pada Sabtu pagi, 26 Maret. Continue reading “ANAK ARLOJI TERHARU DI BALAI SOEDJATMOKO SOLO”

Pemikiran Daoed Joesoef: Dari Pengetahuan menuju Pemahaman Budaya

Chavchay Syaifullah
Media Indonesia, 18 Des 2006

DALAM sejarah pemikiran Indonesia, nama Daoed Joesoef memang sulit diabaikan. Pergaulannya yang luas, pikiran-pikirannya yang kritis, sepak terjangnya yang kontroversial, membuat pria kelahiran Medan 8 Agustus 1926 ini hadir bak lonceng berdentang-dentang.

Ambillah satu contoh, ketika ia menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (1978-1983), kaum mahasiswa selalu saja dikondisikannya untuk jauh dari dunia politik. Baik secara eksplisit (yang mengandung hukuman) maupun secara implisit. Pada masa itu, tak pelak tudingan bahwa dirinya lebih propemerintah Orde Baru sulit terbendung. Continue reading “Pemikiran Daoed Joesoef: Dari Pengetahuan menuju Pemahaman Budaya”

Sastra Instan, Pluralisme, Religiusitas

Ahda Imran
Pikiran Rakyat, 23 Desember 2006

SASTRA sebagai pergulatan kreatif adalah sebuah jalan sunyi. Jalan yang tak mudah beriringan dengan kepentingan industri, apalagi popularitas. Meski hal itu akan sangat menggembirakan bila bisa diseiringkan, namun fenomena yang terjadi di tengah gegap gempitanya aktivitas industri penerbitan dan sosialisasi karya sastra yang terjadi akhir-akhir ini ternyata menimbulkan semacam kecemasan juga. Continue reading “Sastra Instan, Pluralisme, Religiusitas”

Bahasa »