#Koinsastra, Melawan Pembiaran

Khrisna Pabichara
Kompas, 10 April 2011

BERMULA dari kecemasan Pengurus Yayasan Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin, lewat Ajip Rosidi, jika hibah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak segera dikucurkan dalam tenggat dua bulan, lembaga itu akan gulung tikar. Kekhawatiran terhadap penutupan lembaga yang didirikan oleh Paus Sastra Indonesia HB Jassin itulah yang mendorong lahirnya gerakan #Koinsastra. Continue reading “#Koinsastra, Melawan Pembiaran”

Perang dan Damai Martin Aleida

Sarie Febriane, Aryo Wisanggeni G
Kompas, 10 April 2011

NYARIS seluruh cerita pendek dan novelnya tak lahir di rumah ini. Bukan apa-apa, kala di rumah, dia lebih tergerak menyapu atau menanak nasi ketimbang menulis. Begitulah Martin Aleida (67), sang sastrawan.

Pagi itu, Martin sudah menunggu kami di mulut gang, sekitar 10 meter dari rumahnya di kawasan Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Tubuhnya yang jangkung ramping dibalut kaus polo, celana bermuda, dan bersepatu olahraga. Martin tampak segar bugar di usia lanjut. Continue reading “Perang dan Damai Martin Aleida”

Sejarah Surat, Sejarah Diri

Fanny Chotimah
Suara Karya, 9 April 2011

UMUR surat-menyurat setua manusia saat berbahasa dan mengenal tulisan. Di Mesir, ditemukan 15 surat peninggalan masa Old Kingdom (sekitar 2686-2181 SM) ke masa New Kingdom (1550-1069 SM). Surat-surat ini dari sanak keluarga—suami, istri, anak—untuk kerabat yang baru saja meninggal. Kepercayaan orang Mesir bahwa orang yang sudah meninggal masih memiliki kekuatan, maka mereka menulis surat dalam sebuah mangkuk, papirus, atau kain linen yang ditaruh di dalam kuburan mumi. Continue reading “Sejarah Surat, Sejarah Diri”

Mengaji Tamat, Tradisi (Religius) Awal Turun ke Sawah

Nelson Alwi
http://www.suarakarya-online.com/

DARI pertahunan ke pertahunan, hasil panen(an) atau produksi padi di areal persawahan Nagari Koto Gadang (Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat) terasa kian dan semakin anjlok. Hama tikus mewabah dengan hebatnya: umbut padi digerogoti, batangnya dipatah-patahkan lalu diporakporandakan oleh binatang pengerat itu. Continue reading “Mengaji Tamat, Tradisi (Religius) Awal Turun ke Sawah”

Realisasi Mantra Suara Aksara

Gong Batu Gong Gong Besi…

IBM. Dharma Palguna
balipost.co.id

BAYANGKANLAH bagaimana rasanya menonton pertarungan dua makhluk aneh, Rangda dengan Barong, tanpa ada bunyi gong yang mengiringinya. Bayangkan pula bagaimana jadinya pawai ogoh-ogoh bila tidak ada gong yang menyertainya. Juga bayangkan bagaimana jadinya pertunjukan-pertunjukan seni lainnya bila tanpa disertai bunyi gong. Dan jangan lupa pula membayangkan yang sebaliknya, bagaimana kira-kira bila seperangkat gong nyangklek (terbengkalai) lantaran tidak ada orang yang menabuhnya. Continue reading “Realisasi Mantra Suara Aksara”

Bahasa »