Kelatahan Kita dalam Berbahasa dan Mempelajari Sastra

Arif Saifudin Yudistira *

”Kita dibaca bahasa atau kita membaca bahasa???”
[Afrizal Malna dalam sebuah diskusi]

Sejarah bahasa indonesia melampui proses yang panjang dalam menentukan format bernama “bahasa indonesia” yang saat ini berubah menjadi kecenderungan yang kaku, tersistem dan baku. Kebakuan dan kekakuan ini cenderung membuat bahasa menjadi sesuatu yang sukar difahami atau justru sebaliknya menjadi seakan-akan begitu mudah dipelajari. Continue reading “Kelatahan Kita dalam Berbahasa dan Mempelajari Sastra”

Tantangan Dewan Kesenian Lampung

Iwan Nurdaya-Djafar
lampungpost.com

Pada 16 Februari 2011 bertempat di Balai Keratun, Bandar Lampung, berlangsung Musyawarah Dewan Kesenian Lampung yang dihadiri sekitar 70-an peserta dari 118 seniman-budayawan yang diundang. Di samping memilih pengurus Dewan Kesenian Lampung (DKL) periode 2011—2014, musyawarah juga membahas program dan organisasi. Namun, rekomendasi mengenai pembaruan struktur organisasi yang digagas Komisi A gagal disahkan karena dalam pemungutan suara hanya disetujui oleh 21 peserta, sementara 24 peserta menolak. Continue reading “Tantangan Dewan Kesenian Lampung”

Ini Zaman Memang Edan

Mohamad Sobary *
kompas.com

Kita hidup di abad ilmu pengetahuan dan teknologi yang membawa pencerahan akal budi manusia sejak abad ke-13. Namun, kita tak boleh lupa, ilmu pengetahuan dan teknologi juga merangsang keserakahan tanpa batas, bagaikan samudra tanpa tepi.

Keserakahan tanpa batas itulah yang telah membunuh nilai kemanusiaan di dalam diri kita. Maka, kini ironi besar pun terjadi: efek pencerahan dari ilmu pengetahuan dan teknologi itu dirusak oleh keserakahan yang menjerumuskan kita ke abad kegelapan jiwa. Kita hidup di abad pencerahan sekaligus di abad kegelapan. Continue reading “Ini Zaman Memang Edan”

Menulis Puisi Itu Berbahaya!, bincang-bincang dengan Sosiawan Leak

Yudhi Herwibowo, Han Gagas
pawonsastra.blogspot.com

Menemui Sosiawan Leak di rumahnya yang menyudut, lengang, karena agak terpencil menciptakan keintiman yang gayeng. Malam telah turun lebih sempurna, beserta Yudhi Herwibowo, saya menemui di lantai atas rumahnya yang bermotif etnik dan lapang. Sebelumnya seorang putrinya menyalami kami dengan takzim, lalu disusul anak laki-lakinya, disertai sapaan senyuman dari istri profil kita kali ini, perempuan berkerudung yang nampak habis sibuk di sebuah ruangan. Keadaan rumah yang bersih tertata rapi dengan anggota keluarga dan perilakunya yang santun lumayan menggeser persepsi awal saya tentang Mas Leak yang lebih sering nampak kusut dan kurang rapi. Begitulah Leak dimana-mana akan selalu apa adanya. Continue reading “Menulis Puisi Itu Berbahaya!, bincang-bincang dengan Sosiawan Leak”

Siapa (Apalah) Dia Itu…

Mohamad Fauzi
http://pawonsastra.blogspot.com/

/1/
Hal yang paling susah untuk aku tulis selama ini: Aku, Fauzi. Namun aku harus memberanikan diri untuk menggerakan syaraf-syaraf jari yang sudah seakan lumpuh untuk bergerak. Teman aku pernah bilang bahwa aku itu hampir punya pendapat untuk segala hal, kecuali satu: Fauzi, aku sendiri. Tentu, teman aku itu terlalu membesar-besarkan. Continue reading “Siapa (Apalah) Dia Itu…”

Bahasa »