I Made Prabaswara
http://www.balipost.co.id/
SUATU kali Lingyuan, pengikut Zen, menerima surat dari Wuzu, sang guru Zen. Isi surat bertajuk “Kembali ke Dasar” itu amat pendek: “Ladang telah hancur oleh kemarau, tapi aku tak cemas. Aku hanya cemas oleh kenyataan bahwa siswa-siswa Zen tidak memiliki mata. Musim panas ini terdapat lebih dari seratus, tapi tidak satu pun di antara mereka mengerti cerita perihal anjing tak memiliki hakikat pencerahan. Inilah sesuatu yang pantas dicemaskan.” Continue reading “Bali dan Wuzu: Kembali ke Dasar”
