Ketika Musik Melawan Narkoba

Ahmadun Yosi Herfanda
infoanda.com/Republika

Musik, di kalangan anak muda perkotaan, kerap tak terpisahkan dari miras dan narkoba. Tapi, kali ini benar-benar beda: musik justru dijadikan media untuk melawan miras dan narkoba. Inilah yang dilakukan oleh Himpunan Musisi Jakarta (HMJ).

Berkolaborasi dengan Creative Writing Institute (CWI) dan Majelis Dzikir Nurul Mustofa, mereka menggelar pertunjukan spektakuler di Plasa Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga (Kemenegpora), Senayan, Jakarta. Menegpora Adhyaksa Dault, yang melihat gerakan anak-anak muda itu sejalan dengan program lembaga yang dipimpinnya, mendukung penuh gerakan tersebut. Continue reading “Ketika Musik Melawan Narkoba”

Sastra Reboan: Ajang Apresiasi Pecinta Sastra

Kiagus Wahyudi
http://www.indosiar.com/

Di era internet, dunia penulisan semakin berkembang tanpa batas. Banyak orang mulai melirik untuk menulis menuangkan ide-ide kreatifnya di internet melalui media bernama blog. Tidak hanya terbatas pada tulisan-tulisan pribadi, banyak juga yang menulis cerpen, novel bahkan puisi.

Dari blog-blog tersebut, banyak lahir penulis atau sastrawan baru dan berusia muda. Tak sedikit karya-karya mereka, bisa disebandingkan dengan karya para penulis atau sastrawan yang sudah lebih dulu terkenal. Continue reading “Sastra Reboan: Ajang Apresiasi Pecinta Sastra”

Meresapi Musik Sastra

Rahman Indra
http://www.koran-jakarta.com/

Musik sastra adalah istilah yang dipilihnya untuk mengganti term musik klasik yang dianggap salah kaprah.

Satu pianis, satu gitaris. Keduanya sama-sama mengusung musik klasik dan sebuah cerita. Menyampaikan lirih bunyi pentatonik Kebo Giro karya Paul Seelig dan Drupadi karya Ananda Sukarlan. Di atas pentas, pria berjas rapi itu diam sejenak. Continue reading “Meresapi Musik Sastra”

Ke Belinyu Saja, Melihat Kota Tua Timah

Y. Thendra BP
http://langit-puisi.blogspot.com/

Sementara saya menampik tawaran mengunjungi Pantai Tanjung Bunga, Hutan Wisata TuaTunu, Kuburan Cina Sentosa, Katedral ST. Yosef, Kuburan Akek Bandang, Museum Timah Indonesia, Rumah Eks Residen, Perigi Pasem, Tugu Kemerdekaan, Kerhof, yang ditawarkan oleh dinas Pariwisata Bangka-Belitung lewat buklet bagi peserta Temu Sastrawan Indonesia II yang hendak melancong. Continue reading “Ke Belinyu Saja, Melihat Kota Tua Timah”

Agung Aji Pajenengan: Tonggak Ikon Topeng Tua

I Made Prabaswara
http://www.balipost.co.id/

ANDAI Anda tergelak-gelak menyaksikan ulah tari topeng tua yang berjalan terhuyung-huyung, napas tersengal turun naik, lalu menggaruk-garuk kepala sambil mencari kutu rambut, maka jangan pernah lupa: itulah ikon baru yang diciptakan mpu tari bernama Anak Agung Gede Raka, yang tenar dengan panggilan Anak Agung Aji Pajenengan. Ikon ini kemudian diturunkan mahaguru tari kelahiran Sukawati, Gianyar, tahun 1886 ini kepada sang murid I Nyoman Kakul, asal Banjar Pakandelan, Desa Batuan, tetangga Desa Sukawati. Continue reading “Agung Aji Pajenengan: Tonggak Ikon Topeng Tua”

Bahasa ยป