LAMPU ALADIN ITU BERNAMA DEWAN KESENIAN JOMBANG

Dian Sukarno *

Dalam mitologi negeri 1001 malam Iraq tersebutlah seorang remaja miskin bernama Aladin. Karena kemiskinan yang dialaminya, Aladin dan kedua orang tuanya tidak bisa merasakan makan enak dan berpakaian layak. Bisa menyambung hidup saja sudah untung. Syahdan pada suatu ketika Aladin menemukan rongsokan lampu di sebuah tempat pembuangan sampah. Continue reading “LAMPU ALADIN ITU BERNAMA DEWAN KESENIAN JOMBANG”

Nyoman Kaler: Sang Penjelajah Kreatif

Putra-putri Tradisi Utama Bali (9)
I Made Prabaswara
http://www.balipost.co.id/

BIBIT unggul, tumbuh di lahan subur gembur, dirawat para mpu ulung penuh perhatian, menjadilah dia sosok legendaris bernama I Nyoman Kaler. Lahir di Desa Pemogan, Denpasar Selatan, tahun 1892, dari pasangan I Gde Bakta dengan Ni Ketut Taro, bocah Kaler memang layaknya bibit unggul tumbuh di lahan gembur. Ayahnya dikenal sebagai seniman dan guru seni serba bisa pada zamannya. Adapun sang ibu yang terlahir dari seniman I Gede Salin, kakek Kaler, juga mewarsi aliran darah seni tari. Continue reading “Nyoman Kaler: Sang Penjelajah Kreatif”

MENULIS JADI BERKAH BELAJAR DARI KEPENULISAN PIPIET SENJA

Sutejo
Ponorogo Pos

Pipiet Senja adalah nama samaran dari Etty Hadiwati Arief, yang lahir di Sumedang, 16 Mei 1956. “Bagiku, menulis sungguh membawa nikmat dan berkah.” Begitulah ungkapnya di akhir pengakuan proses kreatifnya di majalah Mata Baca, edisi Juni 2007, hal. 29. “Bersama buku aku bisa keliling tanah air, bahkan beberapa Negara pernah kusinggahi: Singapura, Malaysia, Mesir, dan Saudi Arabia. Melalui pena, aku dapat mengukir kata-kata indah dan bermakna, memberi pembelajaran kepada pembaca, sekaligus menghibur atau menemani mereka yang kebetulan senasib denganku. Nah, menulis ayooooo!” Continue reading “MENULIS JADI BERKAH BELAJAR DARI KEPENULISAN PIPIET SENJA”

Leonowens SP Penulis 30 Buku Karya Sastra dalam Setahun

Kirim Naskah Harus Turun Gunung Sejauh 125 Km
Agus Wirawan
http://www.riaupos.com/ &JawaPos

Berada di atas gunung dengan fasilitas minim tidak membuat Leonowens SP tinggal diam. Berkat kerja kerasnya, pria 33 tahun itu sukses mencetak rekor Muri (Museum Rekor Dunia Indonesia) sebagai penulis buku sastra terbanyak dalam setahun. Dia mampu melahirkan 30 buku sastra pada 2009-2010.

Hidup bersama alam telah menjadi cita-cita Leonowens SP Meski terlahir dan besar di kota metropolitan, anak pertama dari pengusaha di Jakarta ini memilih tinggal di pegunungan agar bisa menikmati keindahan alam. Continue reading “Leonowens SP Penulis 30 Buku Karya Sastra dalam Setahun”

Bahasa ยป