Belajar Sastra Inggris, Buat Apa?

Fay Ahmed
http://edukasi.kompasiana.com/

Sastra Inggris sebagaimana Bahasa Inggris merupakan sesuatu yang dianggap ?asing? oleh sebagian besar warga negeri ini. Mungkin ada kaitannya dengan fenomena politik bahasa nasional masih yang mendudukkan bahasa Inggris termasuk kesusastraanya sebagai bagian dari bahasa asing, bukan sebagai bahasa pengantar di sekolah dan kampus kecuali di kelas-kelas tertentu di sekolah berstandar internasional (SBI). Hal ini diperparah dengan masih sedikitnya literatur puisi, novel atau drama Inggris yang dipajang di rak-rak perpustakaan kampus dan sekolah. Continue reading “Belajar Sastra Inggris, Buat Apa?”

SASTRA ACEH: SEBUAH PERJALANAN PANJANG

DARI HAMZAH FANSURI SAMPAI GENERASI TERKINI *

Maman S. Mahayana **

Membicarakan perjalanan sastra Aceh dengan rentang waktu yang begitu panjang (dari Hamzah Fansuri sampai Generasi Terkini) adalah tugas mahaberat yang keseluruhan perjalanannya mustahil dapat diungkapkan dalam beberapa halaman saja. Oleh karena itu, pembicaraan ini sesungguhnya sekadar gambaran umum, bagaimana sastra Aceh bergulir, menggelinding dan kemudian menjadi salah satu bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dari lanskap kesusastraan Indonesia. Continue reading “SASTRA ACEH: SEBUAH PERJALANAN PANJANG”

Kotak Manuskrip Kafka di Bank Swiss Dibuka

Iwank, Guardian
tempointeraktif.com

Franz Kafka, pengarang novel Metamorfosis, ingin semua manuskripnya dibakar setelah dia wafat, tapi sahabatnya, Max Brod, menolak memenuhi wasiat itu. Hal ini memicu pertarungan hukum yang rumit mengenai nasib ratusan manuskrip yang memancing antusiasme peminat sasta dunia. Pertarungan hukum itu memasuki babak baru pada Senin lalu setelah empat kotak penyimpanan di bank Zurich, Swiss, yang memuat manuskrip itu dibuka. Continue reading “Kotak Manuskrip Kafka di Bank Swiss Dibuka”

Ashadi Siregar: Ulang Tahun ke 65, Pantang Pensiun

Ismi Wahid
http://www.tempointeraktif.com/

Bagi seorang Ashadi Siregar, kecintaannya terhadap dunia tulis dan jurnalistik tak akan terukur oleh waktu. Meski usianya semakin sepuh, tak lantas menghentikan aktivitasnya pada dunia itu.

“Saya sangat senang. Ternyata saya punya banyak teman,” ujar Bang Hadi, panggilan akrab Ashadi. Begitulah kesan pertama Bang Hadi yang terucap saat dialog ulang tahun ke 65 di auditorium TVRI pada Kamis (29/7) malam kemarin. Dalam dialog itu sekaligus membedah buku Ashadi Siregar : Penjaga Akal Sehat dari Kampus Biru yang sebelumnya sudah diluncurkan di Yogyakarta beberapa bulan lalu. Dengan usia kepala enam itu, badannya masih kelihatan bugar. Continue reading “Ashadi Siregar: Ulang Tahun ke 65, Pantang Pensiun”

Melacak Jejak 11 Maestro Sastra

Muh Syaifullah
http://www.tempointeraktif.com/

Karya sebelas maestro sastra ditampilkan di Taman Budaya Yogyakarta, Jumat (6/8) malam lalu. Pementasan karya mereka berupa pembacaan puisi, pembacaan naskah dengan monolog serta musikalisasi puisi. Kesebelas maestro itu adalah Nasjah Jamin, Umar Kayam, Linus Suryadi AG, Kuntowijoyo, WS Rendra, Muhammad Dipodegoro, Suryanto Sastroatmojo, YB Mangunwijaya, Subagyo Sastrowardoyo, Kirdjomulyo dan Pak Besut. Continue reading “Melacak Jejak 11 Maestro Sastra”

Bahasa ยป