Joni Lis Efendi
riaupos.com
Pembicaraan dalam esai ini tidak berniatkan semata untuk membuka nostalgia lama. Kembali ke masa 200 tahun silam, di saat-saat jayanya dinamika kesusastraan di ranah Melayu, terutama di pusat kerajaan Melayu, Pulau Penyengat.
Pulau Penyengat, yang hanya berupa pulau kecil yang kaya bauksit seluas 240 hektare yang terletak di seberang Barat Pulau Bintan, Kepulauan Riau, menyimpan tapak kegemilangan sastra Melayu. Continue reading “Geliat Penulisan Sastra dari Negeri Shohibul Kitab”
