Krisis Identitas Sastra Indonesia dan Malaysia

Sita Planasari A
http://www.tempointeraktif.com

Banyak sudah karya sastra yang membahas krisis identitas dalam perilaku anak negeri seperti Salah Asuhan karya Abdoel Moeis, dan Anak Semua Bangsa karya Pramoedya Ananta Toer. Ini juga terjadi pada cerita pendek dari negeri jiran, Salah Pimpin dan Cerita Sepanjang Jalan IX karya sastrawan Malaysia, Keris Mas. Perbandingan karya sastra Indonesia dan Malaysia dalam membidik krisis identitas tersebut menjadi salah satu tema yang dibahas dalam Konferensi Internasional Kesusasteraan yang digelar kemarin di Hotel Maharaja, Jakarta. Continue reading “Krisis Identitas Sastra Indonesia dan Malaysia”

BAYI-BAYI BESAR SASTRA INDONESIA

Nurel Javissyarqi

Bermula dari sms kawan Fahrudin: “Rel, Geladak Sastra #3 diskusi dg tema GAIRAH MENULIS MENEMBUS KORAN. Kamu jd pembicara ya? Nanti sama Bandung Mawardi dr Solo.” Lalu aku telpon: “Den, tema itu kan tidak cocok denganku?” Dijawablah: “Makanya dibenturkan.” Lantas aku timpali: “Ok kalau begitu.” Tak berselang lama sms lagi: “Gaweo tulisan Rel, temane Gairah Menulis Menembus Koran.” Dan dari status facebook ini, aku coba menuangkan. Continue reading “BAYI-BAYI BESAR SASTRA INDONESIA”

Pemartabatan Sastra dan Ironi Hadiah Mastera

Wowok Hesti Prabowo
infoanda.com/Republika

Dalam seminar Mabbim (Majelis Bahasa Brunei Indonesia dan Malaysia) dan Mastera (Majelis Sastra Asia Tenggara) di Jakarta, 7-8 April 2008, diberikan penghargaan kepada dua ‘penulis muda’ Indonesia. Yang pertama, Penghargaan Pusat Bahasa diberikan kepada Habiburrahman El-Shirazy, dan yang kedua Penghargaan Mastera diberikan kepada Ayu Utami. Continue reading “Pemartabatan Sastra dan Ironi Hadiah Mastera”

Bali Dari Kaca Mata Para Perupa Asing

Rofiqi Hasan
http://www.tempointeraktif.com/

Bali rupanya masih menjadi obyek menarik bagi para perupa mancanegara untuk mengeksplorasi keindahan dan sisi mistisnya. Hal itu terlihat dalam 60 karya mereka yang dibuat sejak masa kolonial hingga abad 21 yang tengah dipamerkan di Hanna Art Space Ubud,sejak Sabtu (27/3) kemarin. ?Untuk melihat seberapa jauh pergeseran dari jaman ke jaman,? kata Arif B Prasetyo yang menjadi kurator pameran di sela acara pembukaan, Sabtu (27/3). Continue reading “Bali Dari Kaca Mata Para Perupa Asing”

TAMSIL ETOS MENULIS NANING PRANOTO

Sutejo
Ponorogo Pos

Seorang aktivis kepenulisan yang begitu populer, Naning Pranoto dalam bukunya, From Diary to be Story (Penebarplus, 2006), ada mutiara yang menarik untuk dikuak: etos (kerja keras). Bukankah kerja keras dalam bidang apa pun adalah kunci utamanya? Jika kita ingin sukses menulis, maka etos kerja ini menjadi samurai penting dalam memasuki dunia persilatan kepenulisan. Continue reading “TAMSIL ETOS MENULIS NANING PRANOTO”

Bahasa ยป