Ke Hutan Hipokrisi Djoeari

Afnan Malay*
http://www.jawapos.com/

Mengusung tajuk Neverwhere, pameran tunggal perupa Djoeari Soebardja yang digelar Galeri Canna di Grand Indonesia, Jakarta, dibuka 31 Oktober dan berakhir 15 November lalu menampilkan karya cat minyak yang kebanyakan berukuran 140 x 190 cm. Seluruhnya menyoal deforestasi hutan. Perupa yang bermukim di Batu itu menjadi saksi rubuhnya hutan-hutan kita. Continue reading “Ke Hutan Hipokrisi Djoeari”

Orang-Orang Rai Gedek

Djoko Pitono *
jawapos.com

RAI gedek (tak tahu malu). Orang Sunda menyebutnya sebagai kandel kulit beungeut. Orang Madura mengatakan tak endik todus, sementara orang Bali akan bilang sing lek. Di sebelah timur Bali, di Pulau Lombok, orang-orang berbahasa Sasak punya istilah codol, kedul, atau ngodol.

Ke arah timur lagi, di Pulau Sumbawa, warga setempat yang berbahasa Bima mempunyai sebutan tiwara waja. Di Kabupaten Flores Timur, warga yang berbahasa Lamaholot punya istilah mian take. Selain itu, di Sulawesi Selatan orang-orang Bugis memiliki ungkapan degaga siri’na. Continue reading “Orang-Orang Rai Gedek”

Yang Silam, Yang Tersembunyi, Yang Menjelang

Wahyudin *
Jawapos.com

YOGYAKARTA Biennale X-2009 bertajuk Jogja Jamming: Art Archives Movement akan dibuka secara resmi oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik pada 11 Desember di gedung Pameran Taman Budaya Jogjakarta.

Di luar dan dalam gedung yang dibangun pada 1996 itu, khalayak bisa menyaksikan puspa ragam karya seni rupa mutakhir milik 32 perupa kiwari Jogjakarta. Continue reading “Yang Silam, Yang Tersembunyi, Yang Menjelang”

Sejarah Nabi Adam dan Raja-Raja

A.S. Laksana *
jawapos.com

DI buku Babad Tanah Jawi, Nabi Adam diturunkan di tanah Jawa dan kelak menurunkan raja-raja di sini. Ia berputra Nabi Sis; Sis berputra Nurcahya; Nurcahya berputra Nurasa; Nurasa berputra Sanghyang Wening; Sanghyang Wening berputra Sanghyang Tunggal; Sanghyang Tunggal berputra Batara Guru.

Batara Guru punya ”simpanan” putri Kerajaan Mendang, dan dari situlah bermula skandal asmara. Salah seorang di antara lima anaknya, yakni Batara Wisnu, kelayapan ke negeri Mendang dan jatuh cinta kepada ”simpanan” ayahnya. Continue reading “Sejarah Nabi Adam dan Raja-Raja”

Elegi Rimpiyati

Moh. Samsul Arifin*
http://www.jawapos.com/

HARI masih gelap, saat perempuan tua 50-an tahun itu melawan kantuknya. Ia bangun. Seperti biasa, pergi ke dapur, menyalakan kompor, menanak nasi, dan memasak sayur. Yang dimaksud dapur tak lain adalah ruang 3 x 3 meter -yang juga merupakan tempat tidur, ruang tamu, dan ruang makan keluarga tersebut. Berbilang tahun ia tak lagi ditemani suami tercinta yang sudah mangkat. Tinggal dia bersama dua anaknya, laki-laki dan wanita yang berangsur dewasa. Aktivitas mandi, cuci, dan kakus tentu saja di luar bilik sesak itu. Continue reading “Elegi Rimpiyati”

Bahasa ยป