Memaknai Yang Tersembunyi

Agus Koecink Sukamto*
http://www.jawapos.com/

MENGURAI Akar Budaya. Itulah tema yang diusung Biennale Seni Rupa Jawa Timur III-2009 yang dibuka Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur Djoni Irianto di Galeri House of Sampoerna, Kamis (10/12).

Di galeri itu khalayak bisa menyaksikan ragam seni rupa tradisi dan kekinian karya para perupa Jawa Timur. Di antaranya karya Musafiq (pelukis wayang beber), Nur Samaji (cucu Mbah Masmundari, penerus lukisan Damarkurung), perajin keramik Malo, dan kehadiran generasi perupa muda yang merespons masa lalu untuk masa kini. Continue reading “Memaknai Yang Tersembunyi”

Sastrawan Jawa Timur, Soal Cybersastra, dan Cybersastra Jawa

Viddy AD Daery
sinarharapan.co.id

Sebenarnya, sejak dulu sampai kini, sastrawan Jatim yang mempunyai nama di tingkat nasional cukup banyak, misalnya: D. Zawawi Imron, Budi Darma, Akhudiat, Suparto Broto, juga sastrawan mudanya yang berkibar di banyak media massa Jakarta hari-hari ini, seperti S. Yoga, M. Shoim Anwar, Viddy AD Daery, Sirikit Syah, Denny Tri Aryanti, Indra Tjahyadi, Mashuri dan banyak lagi. Belum lagi beberapa sastrawan dengan status aneh dan unik, misalnya Sihar Ramses Simatupang, yang berdarah Batak kelahiran Jakarta tetapi lama hidup dan berkarya di Jatim. Continue reading “Sastrawan Jawa Timur, Soal Cybersastra, dan Cybersastra Jawa”

Buku Biografi Kiai Pesantren

Saiful Amin Ghofur *
jawapos.com

KH MUSTOFA Bisri, suatu ketika, saat orasi pernah mengoarkan kegelisahan: kenapa budaya tulis, khususnya menulis sejarah kehidupan tokohnya sendiri, tidak berkembang di kalangan pesantren, padahal semua menyadari betapa pentingnya hal itu. Gerundelan kiai-budayawan Rembang yang akrab disapa Gus Mus tersebut tentu bukan isapan jempol semata. Apalagi gurauan. Meski diujarkan dengan tergelak, serasa sindiran getir nan satir itu mengena dengan telak. Continue reading “Buku Biografi Kiai Pesantren”

Mengenang Kaktus yang Murung

Iwan Simatupang, 18 Januari 1928 – 18 Januari 2003

K. Usman
sinarharapan.co.id

Hari ini, 18 Januari 2003, kalau sastrawan Iwan Simatupang masih hidup, umurnya 75 tahun. Novelnya Ziarah, yang dipersembahkannya buat Cory memenangkan sayembara Unesco/Ikapi tahun 1968. Tahun 1977, novel Ziarah menggondol hadiah lagi, kali ini untuk Hadiah Sastra Asean, yang saat itu pertama kali diselenggarakan. Continue reading “Mengenang Kaktus yang Murung”

Adri Sandra dan Gus tf, Dua Penyair Muda dari Payakumbuh

L.K. Ara
sinarharapan.co.id

Kabupaten Limapuluh Kota dengan ibukota Payakumbuh, setidaknya telah melahirkan dua penyair yang kini sedang giat menelorkan karya berupa puisi. Mereka masing-masing adalah Adri Sandra (38) dan Gus tf (39). Melihat usia kedua penyair ini tergolong sedang mengalami masa produktif. Ini dibuktikan oleh misalnya karya-karya Gus tf berupa puisi dan cerpen bertebaran di hampir seluruh mas media Ibukota. Continue reading “Adri Sandra dan Gus tf, Dua Penyair Muda dari Payakumbuh”

Bahasa ยป