Hal yang Aneh dalam Dunia Kepenulisan

Cunong N. Suraja
http://oase.kompas.com/

Hal yang aneh boleh juga dianggap menyimpang yang dalam ilmu alam dikenal anomali saat air mulai mencair lagi ketika suhu mencapai minus empat derajat Celcius.

Dalam hal kepenulisan sering falsafah Jawa yang totok selalu dianut akut setia membabibuta (merendahkan diri yang dikenal dengan frase “andap asor”) manakala bergayung-sambut atas sebuah materi pembicaraan yang sudah mulai akan menyeruak pada jati diri kepenulisan. Continue reading “Hal yang Aneh dalam Dunia Kepenulisan”

Laporan dari Praha: Putu Wijaya Cs Pentaskan Drama ‘Zero’ di Ceko

Eddi Santosa
detikcom

Praha – Putu Wijaya dan Teater Mandiri akan mementaskan drama “Zero” di Prague City Library Hall. Putu cs hadir memeriahkan peringatan 50 Tahun Kerjasama Kebudayaan RI-Ceko.

Pementasan drama ‘Zero’ oleh Teater Mandiri itu sekaligus untuk menghormati Prof Zorica Dubovska, seorang pakar kebudayaan Indonesia, yang akan menerima penghargaan dari Menteri Luar Negeri RI pada malam nanti, Korfungsi Pensosbud Azis Nurwahyudi menuturkan kepada detikcom, Jumat (13/6/2008). Continue reading “Laporan dari Praha: Putu Wijaya Cs Pentaskan Drama ‘Zero’ di Ceko”

Putu Wijaya Kirim “Burung Merak” Untuk Rendra

Aditya Pradana Putra
antarajateng.com

Pementasan monolog “Burung Merak” oleh Putu Wijaya di Teater Arena, Taman Budaya Jawa Tengah, Kota Solo, Minggu (15/11) malam, menjadi upaya mengenang jasa sastrawan, WS Rendra. Dalam pementasan untuk memperingati 100 hari meninggalnya WS Rendra, Putu Wijaya menghidupkan semangat perjuangan Rendra di hadapan ratusan penonton yang memadati gedung kesenian tersebut. Continue reading “Putu Wijaya Kirim “Burung Merak” Untuk Rendra”

Monolog Putu Wijaya, Hidupkan Pemikiran Si Burung Merak

Yurnaldi
oase.kompas.com

Kehebatan Putu Wijaya bermonolog, memang tak ada duanya. Lebih hebat lagi, dalam monolog berjudul Burung Merak, yang ditampilkan Rabu (4/11) di Wisata Makanan Food City, Jakarta, pimpinan Teater Mandiri itu mampu menghidupkan pemikiran-pemikiran almarhum WS Rendra dalam posisinya sebagai empu demikian Rendra memposisikan diri seniman di depan penguasa, ketika ia mendapat Anugerah Seni dari Dewan Kesenian Jakarta, tahun 1975. Continue reading “Monolog Putu Wijaya, Hidupkan Pemikiran Si Burung Merak”

Surat Terbuka untuk Presiden

A.S. Laksana *
jawapos.co.id

PAK Presiden:
Ini adalah surat pertama saya kepada Anda dan sesungguhnya saya ingin menulis surat kepada Anda setiap hari. Saya pernah membaca surat terbuka macam ini yang ditulis oleh kolumnis Art Buchwald yang jenaka ketika Richard Nixon menjadi Presiden Amerika Serikat. Waktu itu Buchwald mengatakan, ”Pak Presiden, dengan surat ini saya ingin menyampaikan kepada Anda bagaimana cara memimpin negara. Berbahagialah Anda karena saya tidak memungut biaya sama sekali untuk nasihat yang saya berikan, sebab saya merasa bahwa sudah menjadi tugas saya sebagai warga negara untuk membantu Presiden mengatasi pelbagai masalah yang muncul hari ini.” Continue reading “Surat Terbuka untuk Presiden”

Bahasa ยป