Almarhum WS Rendra, Sosok dengan Berbagai Wajah (2-Habis)

Dicky, Rahmat Hidayat
http://www.surya.co.id/

KISAH nostalgia lain yang menarik diungkapkan Kamto, cerpenis yang sudah bertahun tahun akrab dengan WS Rendra. Mereka sudah akrab sejak muda. Kamto menyapa sahabatnya itu dengan sebutan Willy. Pada malam sebelum sahabatnya itu meninggal, ia mengaku sempat ke luar rumah, dan melihat malam diterangi bulan purnama.

Kamto mengaku teringat masa lalu, ketika dia masih berusia 25 tahun, dan Willy berusia 20 tahun. Turut budayawan Ajip Rosidi yang bergabung, dan mereka berdiri di depan kantor pos di Pasar Baru, Jakarta. Continue reading “Almarhum WS Rendra, Sosok dengan Berbagai Wajah (2-Habis)”

Almarhum WS Rendra, Sosok dengan Berbagai Wajah (1)

Dicky, Eko Suprianto
http://www.surya.co.id/

PENYAIR dan dramawan Willibrordus Surendra Broto Rendra yang akrab dipanggil WS Rendra alias Si Burung Merak, wafat di RS Mitra Keluarga, Jakarta, akibat serangan jantung, pukul 22.10 WIB, Kamis (6/8). Banyak kenangan terhadap pria berusia 73 tahun itu, termasuk kehidupan pribadinya. Kemarin, jenazah Rendra dimakamkan di dalam kompleks Bengkel Teater Rendra, Depok, usai salat Jumat. Makamnya cuma berjarak 7 meter dari makam Mbah Surip -sahabat dan pengagum Rendra. Continue reading “Almarhum WS Rendra, Sosok dengan Berbagai Wajah (1)”

Mengenang WS Rendra dan Mbah Surip; Kesadaran Adalah Matahari

Darma Lubis
http://www.analisadaily.com/

Langit di luar Langit di badan Menyatu dalam jiwaKredo WS Rendra Indonesia sedang dirundung mega mendung. Dua tokoh fenomenal telah pergi. Meninggalkan Indonesia, meninggalkan kebudayaan di Indonesia.

Merekalah Wahyu Sulaiman Rendra atau lebih dikenal dengan WS Rendra dan Urip Ariyanto alias Mbah Surip.

Rendra melakukan perlawanan kebudayaan melalui proses teater di Bengkel Teater, puisi, essei, hingga pidato kebudayaannya. Perlawanan atas budaya popular yang berkembang. Continue reading “Mengenang WS Rendra dan Mbah Surip; Kesadaran Adalah Matahari”

Butet: Rendra Manusia Jenius!

Bobby Chandra, Titis Setyaningtyas, Wikipedia
tempointeraktif.com

TKabar meninggalnya penyair kondang WS Rendra cukuk mengagetkan banyak orang, termasuk Butet Kartaredjasa, monolog asal Yogyakarta. Menurut Butet, Si Burung Merak itu merupakan manusia yang penuh bakat.

“Dia jenius. Manusia jenius yang pernah lahir di Indonesia,” kata penyair Butet Kertaredjasa saat dihubungi Tempo dari Jakarta, Kamis (6/8) malam. “Di aktor dan penyair yang luar biasa, sutradara, intelektual, seorang esais, sekaligus dengan seluruh bakatnya itu, dia memposisikan diri sebagai seorang pejuang sampai titik darah penghabisan.” Continue reading “Butet: Rendra Manusia Jenius!”

Bahasa ยป