Kebudayaan bukan Semata Kesenian

Soni Farid Maulana
http://pr.qiandra.net.id/

TUMBUH dan berkembangnya kebudayaan di Indonesia dewasa ini, tidak hanya berada di tangan seniman dan pemikir seni, tetapi juga berada di tangan para politisi dan pelaksana negara. Berkaitan dengan hal itu, salah besar kalau ada yang beranggapan bahwa urusan para politisi adalah dunia politik semata, yang sama sekali tidak bersentuhan dengan kebudayaan dalam arti yang seluas-luasnya. Continue reading “Kebudayaan bukan Semata Kesenian”

BELAJAR MENULIS DARI INTAN PARAMADITHA

Sutejo
Ponorogo Pos

Anda kenal dengan Intan Paramaditha? Wah, rugi jika tidak mengenalnya. Seorang perempuan cantik, cerdas, otak encer, pandai menulis, dan latar belakang pendidikan yang menyakinkan: sastra Inggris UI kemudian mengabdi di almamaternya. Jika anda penasaran, carilah kumpulan cerpennya yang berjudul Sihir Perempuan (KataKita, 2005). Bagaimana background perjalanan proses kreatifnya? Yang jelas masih muda, dia lahir 15 November 1979 di Bandung. Continue reading “BELAJAR MENULIS DARI INTAN PARAMADITHA”

Menghidupkan Gugatan Bung Karno

Rofiqi Hasan
http://www.tempointeraktif.com/

“Revolusi bukan berarti melanggar hukum. Tapi, berarti radikal. Perubahan yang radikal. Kami bukan kaum yang sabar. Bukan kaum ular kambang!” Penggalan pidato proklamator Bung Karno itu bergema kembali pada Kamis, 12 Februari di aula Balai Pelatihan Guru (BPG) Denpasar. Yang menyuarakan adalah aktor dan sutradara teater Wawan Sofyan. Continue reading “Menghidupkan Gugatan Bung Karno”

Bahasa ยป