M A A F

Putu Wijaya
http://www.jawapos.com/

Pada hari raya Idul Fitri muncul tamu yang tak dikenal di rumahku. Aku pura-pura saja akrab, lalu menerimanya dengan ramah tamah. Terjadi percakapan. Mula-mula sangat seret, sebab aku sangat berhati-hati jangan sampai kedokku terbuka. Di samping itu, diam-diam aku berusaha keras untuk membongkar seluruh kenangan. Setiap bongkah aku bolak-balik, mencoba menyibak, siapa kira-kira dia, tetapi sia-sia. Continue reading “M A A F”

Setengah Restu

Ida Ahdiah*
http://www.jawapos.com/

Pandan menghentikan mobil di tepi persawahan yang sambung-menyambung hingga menyentuh kaki bukit yang berjajar memagari kampung-kampung kecil. Dari kejauhan tampak asap mengepul dari bakaran jerami kering sisa panen. Aromanya mengapung di udara, mengingatkan Pandan pada aroma merang bakar yang dulu digunakan Ibu untuk membersihkan rambutnya yang panjang, merapat melewati pinggul. Semasa kecil dulu, Pandan paling suka menciumi rambut Ibu sehabis keramas, membelitkannya di leher, membuatnya geli sendiri. Kemudian Ibu akan meminta ia membantu menyisir rambut dari belakang. Continue reading “Setengah Restu”

Harum Telaga Warna

S Prasetyo Utomo
http://suaramerdeka.com/

TAK diketahuinya, telah berapa lama Sukmo kabur dari kota tempat tinggalnya. Lelaki muda itu merasa sudah waktunya meninggalkan telaga warna dan goa persembunyiannya. Alangkah lega bila terbebas dari kesunyian hutan pinus, lembab gua, semerbak bunga-bunga liar, dan suara burung hantu di tengah malam berkabut. Ia sempat bimbang, bila kembali ke kota, masih setiakah istri dan anaknya di rumah mereka? Continue reading “Harum Telaga Warna”

SEPASANG TINTA EMAS

Aang Fatihul Islam

Pagi itu langit begitu cerah dihiasi indahnya awan putih yang berjalan begitu lembut bersama terangnya sinar matahari yang baru muncul dari biliknya. Beragam aktifitas mulai bertebaran di kota pahlawan dalam percikan-percikan semangat sesegar embun pagi dan sepanas sang matahari. Tiba-tiba melintas sesosok pemuda dengan sorot matanya yang begitu tajam dihiasi dengan alis tebal yang tertata rapi di atas matanya. Pemuda itu postur tubuhnya kekar dengan kulit sawo matang, rambut panjang sebahu dengan kaos oblong hitam dan celana jeans biru tua compang-camping terkesan seperti tampang preman berjalan menelusuri kota Surabaya. Continue reading “SEPASANG TINTA EMAS”

Selina Gita

Hamsad Rangkuti
http://newspaper.pikiran-rakyat.com/

“SETIAP abang berada di tengah hutan, abang selalu ingat dialog awal percakapan Rafi dengan anaknya dalam sebuah film. Abang dipercayakan memegang peran sebagai Rafi dalam film ?Promise Land? karya Holga Martina Straubinger dan Lisa Hodsoll. Film semi dokumenter itu disutradarai Andreas Pascal. Misalnya, dalam perjalanan kita menyusuri rimba lebat ini, dialog itu datang pada abang dan abang bisa mengulang omongan itu, tapi abang lupa nama peran anak lawan ngomong abang dalam film itu.” Continue reading “Selina Gita”

Bahasa ยป