Penyair Bejo dan Tukang Cerita

Stefani Hid
http://suaramerdeka.com/

TAK lama setelah matinya si tukang cerita, banyak kertas-kertas ditemukan. Salah satunya adalah kertas lusuh yang tergeletak di atas meja Bejo. Kertas itu penuh dengan tinta biru dan tulisan tangan yang konon disinyalir adalah tulisan tangan Bejo. Polisi yang menyangka Bejo adalah pembunuhnya, berusaha mencari bukti-bukti dan mengaitkan cerita-cerita. Adapun isi kertas yang ditulis oleh Bejo adalah begini: Continue reading “Penyair Bejo dan Tukang Cerita”

Jimat Sero

Eka Kurniawan
suaramerdeka.com

”KAMU masih sering dipukul orang?” tanya teman lamaku, waktu kami berjumpa di rumah nenek, Lebaran lalu. ”Ya, enggak, lah,” jawabku sambil nyengir.

Ia mengingatkanku pada masa kecil kami. Saat itu ibuku baru melahirkan adik, dan bapak menitipkanku ke rumah nenek di kampung. Di sekolah yang baru, hanya aku yang pakai sepatu dan hanya aku yang punya rautan pensil. Sial sekali memang. Dengan tubuh kecil, ringkih, hidung penuh ingus dan sering pilek, aku menjadi bulan-bulanan teman sekelas. Setiap hari mereka merampok uang jajanku. Continue reading “Jimat Sero”

Kota Yang Meninggalkan Kesepian

Denny Mizhar

Matahari kemerah-merahan mengantung di sisi barat langit. Senja sebentar lagi tiba, tak ada suara dari percakapan manusia. Keheningan mencekam lahir dari suara angin yang menerpa dedaunan rimbun pohon-pohon tertanam rapat di tanah tempat tinggalnya. Ahmad seorang tua berumur lima puluh tahunan hidup seorang diri. Kampung yang dihuninya lama ditinggalkan penduduknya untuk merantau ke kota. Continue reading “Kota Yang Meninggalkan Kesepian”

Djibril dan Aku

Pringadi AS
http://reinvandiritto.blogspot.com/

Aku benar-benar tidak berbohong. Toh, tak ada gunanya aku berbohong. Sungguh, tadi aku bertemu Djibril sedang menyunyikan dirinya di tepi bukit sebelah Timur. Ia, dengan jubah putihnya, memandang langit dengan gamang ? mengucap mantra-mantra yang tak bisa kupahami artinya. Kira-kira lima menit ia terus begitu. Setelah itu, ia tampak memilin sesuatu yang tak begitu jelas kulihat. Sampai ia mengulum pilinan itu dan asap-asap berbentuk lingkaran mengepul dari mulutnya itu. Ya, aku baru sadar bahwa Djibril juga seorang perokok! Continue reading “Djibril dan Aku”

Dasi Abu-abu

Silvia Galikano
http://www.jurnalnasional.com/

Pedagang gulali itu tersipu malu ketika aku tanya berapa umurnya. ?Enam belas tahun?, jawabnya sambil menyapu peluhnya yang mengalir di kedua pelipisnya. Aku terkejut. Enam belas tahun? Otak matematika ku langsung mengalkulasi. 1993! Dengan segera ia menjawabnya, ?Iya?.

Tangan-tangan rampingnya yang hitam cekatan melumuri pinggan panas berdiameter tujuh sentimeter itu dengan gula. Continue reading “Dasi Abu-abu”

Bahasa »