KITAB KEMUNGKINAN

Alex R Nainggolan
http://www.republika.co.id/

Pada awalnya mudah, seperti seseorang yang berkata-kata saja. Pembicaraan biasa, ngalor-ngidul, ngelindap, terkadang tersangkut di sana-sini. Serupa dengan pembicaraan orang-orang di warung kopi. Tak ada yang rumit, paling-paling sesekali hanya mengeluarkan pendapat tak berarti. Bukan memvonis, atau juga mengeluarkan sebuah solusi. Namun lebih menekankan pada harapan-harapan yang indah, seandainya hidup tak perlu rumit atau kompleks macam begini. Continue reading “KITAB KEMUNGKINAN”

Kisah Sebuah Sumur

Ahmad Tohari *
republika.co.id

Seorang kiai muda punya pengalaman menarik dalam perjalanan hidupnya sebagai juru dakwah di daerah pedalaman. Suatu saat, dia datang ke sebuah wilayah abangan. Penduduk di sana mengaku beragama Islam, bersyahadat ketika menikah, dan dikhitan juga. Tapi, mereka tidak menjalankan syariat, seperti shalat dan puasa. Maka, kiai muda itu mengajak mereka menyempurnakan keislaman dengan menjalankan kewajiban yang masih tertinggal. Continue reading “Kisah Sebuah Sumur”

Malam Pertama

Nadine Tri Duhita
http://www.suarakarya-online.com/

Pesta empat hari empat malam dari perkawinan Arti dan Pramono hampir berakhir. Tinggal beberapa tamu yang masih menghabiskan minumnya yang terakhir sambil melirik ke arah mempelai berdiri seakan mengerti bahwa kehadirannya tak lagi diharapkan. Continue reading “Malam Pertama”

Lelaki Kekar

Restoe Prawironegoro Ibrahim
http://www.lampungpost.com/

MATAHARI tampak cemberut dan berjingkat. Tak lebih dari semenit, tubuh kekar terlentang sudah dikerumuni orang. Kerumunan semakin bertambah, bagai gerombolan kumbang pulang ke sarang. Orang-orang berkerumun membentuk garis tengah lingkaran yang semakin melebar. Titik perhatian: Tubuh Surip jibrat darah. Muka benjol-benjol. Dari pelipis kiri mengucur darah. Baju putih berlepotan warna merah. Continue reading “Lelaki Kekar”

Istana Cinta untuk Wima

Tarpin A. Nasri
http://www.lampungpost.com/

MASUK dua tahun aku menjalin tali cinta dengan Wima. Akan tetapi baru kali ini aku menginjakkan kaki di rumahnya. Meski tidak besar dan tidak tingkat, rumah Wima langsung menyedot minatku. Rumah yang ukurannya sedang-sedang saja itu pesonanya luar biasa asri dengan gordennya yang indah. Apalagi bagian dalamnya. Tidak terkesan mewah sih, tetapi setting ruangnya pas banget. Aku dibuatnya kagum berat. Continue reading “Istana Cinta untuk Wima”

Bahasa ยป