Sketsa, Syrup, Syahwat

S.Jai

PAGI hari di halaman belakang sebuah rumah kontrakan. Separuh matahari mengintip di balik salah sebuah bangunan. Tertahan tiang-tiang jemuran. Lantas cahayanya lepas.
Terdengar kokok ayam jantan. Suara kecipak air dari bak di bibir sumur. Perempuan Kunti membilas pakaian. Siaran radio. Berita aksi demo menolak kenaikan BBM.
Suara perempuan Kunti menggergaji ranti kayu, memecahkan siaran berita radio. Tubuh Kunti melintas lalu bersimpuh menyalakan api di tungku. Api membara. Gelomban siaran berita radio digeser musik hiburan. Mengalun sepotong lagu dangdut. Continue reading “Sketsa, Syrup, Syahwat”

Pagar Emas

A. Rodhi Murtadho *

Pagar di depan rumah mulai berkarat. Entah sejak kapan karatan itu mulai menyelimuti besi pagar. Daun yang ada di atasnya selalu saja bergerak. Sejak kapan daun itu berada di sana. Aku tak tahu pasti. Setahun yang lalu, seingatku, belum ada daun yang berada di atas pagar. Selalu saja aku bertanya dalam hati. Daun itukah yang menyebabkan pagar berkarat? Aku semakin bingung dengan pertanyaan yang muncul dalam benakku. Continue reading “Pagar Emas”

Amuk Tun Teja

Marhalim Zaini
Riau Pos, 15 Apr 2007

Tanpa mengetuk pintu, tanpa mengucap salam, seorang perempuan renta berkebaya lusuh masuk ke kantorku, dan langsung duduk di kursi tepat di depanku. Dari tatapan matanya yang sipit dan hampir terjepit oleh kulit kelopak-keriputnya, ia tampak sedang memendam sesuatu yang teramat dalam. Dan dari mulutnya yang masih tersisa warna merah sirih, melompatlah peluru kata-kata. Continue reading “Amuk Tun Teja”

MEMOAR

Imamuddin SA

“A … a … a … tida …k! Ini tidak mungkin! Bagaimana semua ini bisa terjadi? Sungguh aku tidak percaya. Semuanya terasa begitu cepat. Baru kemarin aku melihat matahari masih terbit dari timur, namun sekarang? Ia telah terbit dari barat!”. Gemuruh batin Fatikh terasa menyesak dada. Ia bingung akan kejadian pagi itu. Begitu juga dengan orang-orang yang ada disekelilingnya. Mereka berlari-larian kian ke sana dan ke mari. Mencari jawaban yang pasti. Continue reading “MEMOAR”

Bahasa »