Reinkarnasi Angin

Mashuri

Ketika ia memperkenalkan namanya dengan: Bajra, aku sudah curiga. Kulihat matanya yang berongga dan terkesan sangat dalam. Tulang tengkoraknya besar dan menonjol, alis mata tebal dan sekuntum kamboja terselip di kupingnya. Aku seperti menemukan sosok asing tetapi terasa dekat dan sangat kukenal. Aku lalu mulai menebaknya. Continue reading “Reinkarnasi Angin”

Ucu Sam

Marhalim Zaini
Minggu Pagi,Juli 2002

Ucu Sam mengamuk. Kebun karet seluas satu hektar dekat sungai Rambai itu, dini hari tadi habis dilahap api. Seperti orang kesetanan, Ucu Sam berteriak-teriak sambil mengacungkan parang panjang ke sekeliling kampung. Tak pelak, subuh yang biasanya damai dengan kicau burung murai, kini seperti dihantam badai. Orang-orang yang bersiap-siap berangkat ke batang karet untuk menunaikan rutinitas, tiba-tiba harus dikejutkan dengan suara petirnya Ucu Sam. Continue reading “Ucu Sam”

Perempuan Kupu-kupu

Dian Hartati**

Aku adalah perempuan kupu-kupu. Setiap langkah yang tercipta selalu menghadirkan kepak sayap. Ruang-ruang di rumahku adalah sebuah dimensi yang menceritakan kisah-kisah menawan dan selalu menghadirkan gelak tawa. Senda gurau perempuan lain, ibuku yang kupanggil dengan sebutan Mama.. Continue reading “Perempuan Kupu-kupu”

Perempuan Teluk yang Karam

Marhalim Zaini
Solopos, 14 Juli 2002

Setiap hari, perempuan itu mandi bersama senja. Sebab ia demikian mencintai senja. Senja di teluk Dara yang sederhana. Tidak senja yang lain. Tidak senja di pantai Selat Baru yang sendu. Tidak senja di sungai Siak yang beraroma kenanga. Tidak juga senja di danau Bangau yang mempesona. Apalagi senja di pelabuhan Bengkalis yang erotis dan menawan. Perempuan itu hanya mencintai senja di teluk Dara. Hatinya begitu menyatu, seperti bunga dengan tangkainya. serupa laut dengan pantainya. Continue reading “Perempuan Teluk yang Karam”

Pembantu Bintang Lima

A. Rodhi Murtadho *

Pembantu bintang lima. Sudah menjadi cita-cita Lina untuk menjadi pembantu. Sejak keinginan itu tebersit dalam benak. Berbagai usaha pun dilakukan untuk mewujudkannya. Belajar dari berbagai macam bacaan yang ada di sekolah. Magang langsung menjadi pembantu ataupun bergabung dalam organisasi masyarakat yang kerjanya membantu orang. Semua itu dilakukan untuk mencapai pangkat tertinggi pembantu. Bintang lima. Setara dengan jendral, pikirnya. Tentu saja akan menjadi terobosan baru dalam dunia karir perempuan. Continue reading “Pembantu Bintang Lima”

Bahasa ยป