Buku, Membaca, dan Pengarang

Fahrudin Nasrulloh
Suara Merdeka, 18 Mar 2007

The world exists because the books exists.
If God is, it is because He is in the book.
— Edmond Jabès, Je bâtis ma demeure —

Sejarah semesta adalah panggung pertunjukan yang lahir dari khayalan, bebayang teka-teki magis dan renungan Tuhan. Buku, terutama kitab suci, adalah medium yang dijadikan manusia untuk mengenal dirinya, semesta dan Tuhannya. Continue reading “Buku, Membaca, dan Pengarang”

RELIGIUSITAS SANG BINATANG JALANG

Imamuddin SA
http://forum-sastra-lamongan.blogspot.com/

Chairil Anwar merupakan seorang maestro dalam perpuisian Indonesia mutakhir. Dialah pendobrak stile puitis dari gaya ortodok kepada gaya yang lebih moderen dan terkesan tidak kaku. Karya-karyanya merupakan cermin eksprisi yang begitu tinggi akan kebebasan jiwa, entah itu dari kekangan penjajajah maupun dari tradisi lama perpuisian Indonesia. Continue reading “RELIGIUSITAS SANG BINATANG JALANG”

PANGGUNG, IDENTITAS FIGUR DAN PENYAKIT TURUNAN

Nurel Javissyarqi*
http://forum-sastra-lamongan.blogspot.com/

Dalam setiap kaidah ajaran agama, faham aliran kepercayaan pun konsep wacana yang diserap dan teryakini. Sang pencetusnya membawa amanah pertama, yang menjadikan dirinya cermin bagi para pengikutnya. Sang utusan, sang martir dan sang yang pemuka itu diamini sebagai sosok paripurna, yang tingkah-lakunya memantulkan tauladan bagi rahmat sekalian alam. Continue reading “PANGGUNG, IDENTITAS FIGUR DAN PENYAKIT TURUNAN”

MEMBACA PANORAMA CERPEN KOREA

Maman S. Mahayana *

Apa yang dikatakan Alexandre Sergevich Pushkin (1799-1837), tokoh pembaharu kesusastraan Rusia, tentang seorang penerjemah? “Penerjemah itu laksana kuda beban. Ia membawa harta kebudayaan sebuah bangsa dari satu negeri ke negeri lain.” Begitulah, berkat peran yang dimainkan seorang penerjemah, bangsa yang berada di negeri lain itu, serta-merta dapat menikmati harta kebudayaan bangsa lain. Continue reading “MEMBACA PANORAMA CERPEN KOREA”

Bahasa »