Fahrudin Nasrulloh
Suara Merdeka, 18 Mar 2007
The world exists because the books exists.
If God is, it is because He is in the book.
— Edmond Jabès, Je bâtis ma demeure —
Sejarah semesta adalah panggung pertunjukan yang lahir dari khayalan, bebayang teka-teki magis dan renungan Tuhan. Buku, terutama kitab suci, adalah medium yang dijadikan manusia untuk mengenal dirinya, semesta dan Tuhannya. Continue reading “Buku, Membaca, dan Pengarang”
