BELAJAR MENULIS DARI AZYUMARDI AZRA

Sutejo
Ponorogo Pos

Sejak mahasiswa tingkat S1, Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah ini sudah rajin menulis. Awalnya dia menulis sajak dan puisi yang dimuat majalah Time. Berangkat dari kelompok diskusi mulailah dia menulis artikel di berbagai media massa, dan buku pertama yang diterbitkan adalah tesis dan disertasinya. Hingga kini –paling tidak- telah menghasilkan 18 judul. Continue reading “BELAJAR MENULIS DARI AZYUMARDI AZRA”

Nyanyian Matahari

Hudan Hidayat
korantempo.com

Saat Tuhan sembunyi dalam dunia yang berteka-teki, manusia melayani teka-teki Tuhan dengan kesadaran yang membelah dirinya: ia menghidupkan hatinya dan mengembangkan akalnya. Dengan akalnya ia mengolah dunia empirik. Dengan hatinya ia mengolah iman. Begitulah dua kesadaran yang membelah dunia. Sampai kesadaran itu memisahkan dirinya: menjadi sepenuhnya akal. Dan orang pun sampai pada atheisme. Continue reading “Nyanyian Matahari”

MENGGUGAT SEJARAH SASTRA: MENELUSURI JEJAK CERPEN INDONESIA

Maman S. Mahayana *

Kapankah Kesusastraan Indonesia Lahir? Demikian judul buku yang ditulis Ajip Rosidi. Di dalam salah satu artikelnya, Ajip berpendapat bahwa kesusastraan Indonesia lahir sekitar tahun 1920. Alasannya: pada saat itulah para pemuda Indonesia (Yamin, Hatta, dll.) mengumumkan sajak-sajak mereka yang bercorak kebangsaan. Dalam hal ini, yang dimaksud kesusastraan Indonesia (modern), menurut Ajip, adalah karya-karya yang berkaitan dengan semangat dan elan nasionalisme keindonesiaan.[1] Continue reading “MENGGUGAT SEJARAH SASTRA: MENELUSURI JEJAK CERPEN INDONESIA”

Penghargaan bagi sang Penemu

Mikhael Dua
http://www.suarapembaruan.com/

Hari-hari belakangan ini, kita menyaksikan pengumuman Komite Nobel, yang berpusat di Swedia, mengenai nama-nama penerima Hadiah Nobel dalam bidang kesehatan, fisika, dan sastra. Penghargaan Nobel Fisika diberikan kepada Yoichiro Nambu, Makoto Kobayashi, dan Toshihide Maskawa, yang pernah melakukan penelitian berkaitan dengan usaha terungkapnya Teori Ledakan Besar (Big Bang) sekitar 13,7 miliar tahun lalu. Continue reading “Penghargaan bagi sang Penemu”

REMY SYLADO: MELUKIS KEHIDUPAN LEWAT KATA

Sutejo
Ponorogo Pos

Ada ungkapan menarik dari Remy Sylado, “Orang mengamati kehidupan lalu menyimpan dalam daya kreatif. Sewaktu-waktu bisa dia panggil untuk dijadikan tulisan.” (Mata Baca, edisi September 2005:8). Realita, karena itu, adalah kekuatan alam yang dapat berdaya magis bagi pemilik daya kreatif. Ia sebentuk cakra kehidupan yang senantiasa memancarkan makna. Kehidupan itu menjadi semacam tempat rekreasi mata, kemudian menjadi rekreasi hati jika kita meminjam ungkapan Ibnu Duraid. Continue reading “REMY SYLADO: MELUKIS KEHIDUPAN LEWAT KATA”

Bahasa »