7 Gerbang Cahaya, Sebuah Rumah Eksistensial

Matroni Musèrang *
Minggu Pagi, 2019/9/1

Senang sekali saya bisa membaca 7Gerbang Cahaya ini, di samping menambah cakrawala pengetahuan juga bisa silaturrahmi dengan guru. Membaca cerita 7Gerbang Cahaya yang berisi 15 cerita saya diajak untuk mengumpulkan kekayaan-kekayaan rohani dari peristiwa kehidupan yang serba fana dan sementara. Membaca 7Gerbang Cahaya memberikan tetes kesadaran bagi kita bahwa ternyata kita hidup di dunia membutuhkan guru untuk menemukan kunci gerbang cahaya itu. Continue reading “7 Gerbang Cahaya, Sebuah Rumah Eksistensial”

TIGA BUKU BERSEJARAH

Mashuri *

Hari ini, 23 April 2020, tepat Hari Buku, yang demikian berkesan dan mengharu-biru. Bukan saja karena menjelang puasa Ramadan, musim Corona, dan todongan pistol: dilarang mudik, sedang menempel di pelipis, tetapi buku yang baru sampai di pelukan Patik sarat dengan sejarah, harapan, hikmah menanti, dan optimisme. Sok reflektif ni ye! Continue reading “TIGA BUKU BERSEJARAH”

Puasa dan Kedamaian Sosial

Matroni Musèrang *
Radar Madura, 3 Juni 2019

Puasa dasar utamanya adalah “keimanan” (baca;al-Qur’an), bukan “kemampuan” artinya kalau pun ada warung buka, menjual bakso, menjual nasi bukan alasan kita untuk “mengutuk” si penjual, apalagi sampai membongkar dan membakar. Ketika keimanan yang menjadi fondasi seseorang berpuasa, maka untuk menghormati bulan puasa semua manusia diperintah menghormati sesama manusia (yang berpuasa atau yang tidak puasa). Continue reading “Puasa dan Kedamaian Sosial”

Puisi Esai: Tak Percaya Kekuatan Kata

Marhalim Zaini *
Riau Pos, 15 Sep 2013

Adalah Denny JA, yang lebih kurang setahun silam, menggaungkan sebutan “puisi esai” untuk bukunya berjudul Atas Nama Cinta. Belakangan kian tenar namanya, ketika cogan “Indonesia Tanpa Diskriminasi” meramaikan iklan di televisi. Satu lagi, yang seolah bersebati dengan nama Denny JA adalah Lingkaran Survei Indonesia (LSI), sebab ia Direktur Eksekutifnya. Continue reading “Puisi Esai: Tak Percaya Kekuatan Kata”

Bahasa »