SASTRA SAYEMBARA

Anindita S. Thayf
Harian Fajar, 19/01/2020

Sulit untuk mendamparkan ingatan pada era 80-an tanpa terkenang pada nada-nada yang sering dimainkan hari-hari kala itu. Salah satu nada adalah milik lagu-lagu yang kerap merajai hampir semua stasiun radio: lagu-lagu festival. Adalah Festival Lagu Populer Indonesia (FLPI) dan Lomba Cipta Lagu Remaja (LCLR) Prambors yang menjadi sumber pemasok banyak lagu populer ke tengah industri musik Indonesia saat itu. Baik FLPI maupun LCLR adalah ajang kontes seni yang lahir pada era 70-an. Continue reading “SASTRA SAYEMBARA”

PENDIDIKAN KITA MEMERLUKAN BELAJAR BERBASIS KEHIDUPAN

Djoko Saryono *

/1/
Pendidikan kita memerlukan tatanan belajar berbasis kehidupan (BBK). Tatanan ini penting dikembangkan dengan nalar adanya berbagai fenomena perubahan, pergeseran, dan pergantian fundamental-radikal (baca: mendasar dan menjangkau dasar) di berbagai lapangan kehidupan sejak dasawarsa kedua Abad XXI, baik dalam skala global, regional, nasional maupun lokal, baik dalam dimensi empiris maupun normatif, yang menimbulkan tantangan, tuntutan, dan kebutuhan baru di bidang pendidikan khususnya belajar Abad XXI. Continue reading “PENDIDIKAN KITA MEMERLUKAN BELAJAR BERBASIS KEHIDUPAN”

Membaca Novel Dawuk, Karya Mahfud Ikhwan

: Novel Peraih Kusala Sastra Khatulistiwa 2017
Fatah Anshori *

Pengalaman tinggal di suatu tempat entah itu kota, kecamatan, desa, dusun atau bahkan mungkin dalam lingkup yang lebih kecil katakanlah di suatu gang, lalu aku yakin selama peradaban masih berjalan, tempat tersebut cepat atau lambat akan menghasilkan sebuah cerita. Kurasa itulah yang tersirat di benak ku usai membaca Dawuk, novel Mahfud Ikhwan yang meraih Kusala Sastra Khatulistiwa 2017. Memang sejauh yang kutahu novel ini memiliki beberapa hal yang menarik dan mungkin juga biasa-biasa saja, tergantung dari mana kau melihat. Continue reading “Membaca Novel Dawuk, Karya Mahfud Ikhwan”

Bahasa ยป