Catatan akhir tahun; Tubuh Bahasa

Awalludin GD Mualif

Keberadaan alam semesta beserta isinya,
manifestasi dari cara Tuhan menunjukan kebesaranya.

Tubuh, Bahasa

Tubuh bahasa merupakan ruh yang membutuhkan ruang, ada ruang tubuh, ada ruang bahasa. Tanpa ruh, tubuh dan bahasa hanyalah seonggok daging tanpa nyawa, ibarat benda mati: ada tangan, kaki, kepala, yang terpotong sebagian atau seluruh bagiannya, namun tak bernyawa. “Benda mati” sebagai bagian terkecil dari susunan bahasa, ibarat bagian tubuh yang terpotong berserakan. Sedangkan pada bahasa, tubuh menjelma dalam bentuk grafis berupa huruf: a, b, c, dst. Continue reading “Catatan akhir tahun; Tubuh Bahasa”

Kota Lama

Bre Redana
Kompas, 12/01/14

Kota kelahiran saya, pernahkah saya benar-benar memperhatikan perubahannya? Ibu meninggal di pengujung tahun 2013. Seiring dikebumikannya jasad Ibu, mendadak saya merasa, dikebumikan pula kota lama yang sekarang sudah sangat jauh berubah, yang teramati detailnya selama beberapa hari saya pulang dan tinggal di situ. Continue reading “Kota Lama”

Memfilmkan Soekarno

Asvi Warman Adam
Kompas, 28/09/13

Film Soekarno yang dibuat Ram Punjabi dan disutradarai Hanung Bramantyo menuai protes dari Rachmawati Soekarnoputri.

Tulisan ini tidak menyoal pertengkaran itu, tetapi mengungkap beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat film tentang tokoh sejarah. Tentu saja lebih mudah jika film itu merupakan narasi beberapa penutur tentang seorang tokoh; bisa saja wacana itu berbeda bahkan bertentangan, terserah kepada pemirsa menyimpulkannya. Continue reading “Memfilmkan Soekarno”

Bahasa »