Mempertanyakan Pembinaan Minat Sastra di Kalangan Muda

RR Miranda
suarakarya-online.com

Masalah utama yang paling serius dalam kesusastraan kita ialah menumbuh kembangkan minat sastra pada generasi muda. Bahkan kalau perlu mencuci otak anak-anak muda menjadi setengah sastrawan.

Sebab lingkungan mereka (keluarga, sekolah dan mungkin negara) sepertinya punya sikap sinis terhadap sastra dan sastrawan. Continue reading “Mempertanyakan Pembinaan Minat Sastra di Kalangan Muda”

Membo-membo Jadi Iblis di Kediri *

: Membaca Buku ‘Sekumpulan Sajak Pesantren’ bertitel “Jadzab”
Nurel Javissyarqi **

Dua tahun lalu pertengahan Ramadhan saya ke sini, tepatnya mengikuti kawan-kawan Kutub (para santrinya almarhum Gus Zainal Arifin Thoha); Muhammadun AS, Salman Rusydie Anwar, A. Yusrianto Elga, di antaranya agak lupa siapa saja pengisi pelatihan kepenulisan di Lirboyo, setelah itu ziarah ke makam Gus Zainal. Mungkin sepuluh tahun lampau saya di sini sekadar ngopi, seperti ke pesantren lain menikmati alam damainya. Continue reading “Membo-membo Jadi Iblis di Kediri *”

Peringatan dan Amarah

Emha Ainun Nadjib
__Harian SURYA/2004

Guru saya di dunia ini banyak. Tak terbatas. Bahkan tak terhingga. Jumlahnya bertambah terus. Soalnya tidak ada “mantan-Guru”. Yang ada adalah “yang sedang menjadi Guru” dan “yang akan menjadi Guru”. Tak ada seseorang atau sesuatupun yang pernah mengajari saya lantas tidak lagi menjadi Guru saya. Continue reading “Peringatan dan Amarah”

Sam Pik – Ing Tay, Satu-satunya pengaruh Sastra Cina dalam Sastra Bali

IDG Windhu Sancaya *
balipost.com

…., pegat jani caritayang, dadi nampi dina Cing Bing// Masan anak masembahyang, ka kuburan, muride telah mapamit, kewala sang kalih enu, Sam Pik sareng Ni Nyonyah, madabdaban jani lwas manganggur, ada taman, kema lakuna malali.

Demikianlah bunyi salah satu adegan dalam Geguritan Sam Pik,–sebuah cerita yang berasal dari negeri China. Cerita tersebut digubah ke dalam bahasa Bali oleh Ida Ketut Sari dari Grya Sanur pada tahun 1915, hampir satu abad yang silam. Continue reading “Sam Pik – Ing Tay, Satu-satunya pengaruh Sastra Cina dalam Sastra Bali”

Perkembangan Sastra Bali Modern 2010

I Nyoman Darma Putra
balipost.co.id

Perkembangan sastra Bali modern sepanjang tahun 2010 ditandai dengan beberapa hal yang menarik. Pertama, secara kuantitatif, jumlah buku yang terbit tahun 2010 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun 2009 terbit 9 buku, sedangkan tahun 2010 terbit 13 judul. Kedua, munculnya novel-novel sejarah dalam sastra Bali modern, fenomena yang tampaknya mengikuti salah satu kecenderungan mutakhir dalam sastra Indonesia. Continue reading “Perkembangan Sastra Bali Modern 2010”

Bahasa »