Hasif Amini
Kompas, 07 Mei 2006
TUBUHNYA yang ringkih dan sakit-sakitan sejak kecil membuat ia jauh dari pergaulan orang ramai. Wajah yang buruk (atau tak sebagus yang tampak dalam sejumlah lukisan potretnya) dan rasa percaya diri yang tipis rupanya membuat riwayat hatinya sering ditoreh kegundahan. Ia pun lebih banyak menenggelamkan diri ke dalam lautan buku di perpustakaan milik ayahnya—seorang bangsawan cendekia di kota kecil Recanati, Italia, yang tak cakap mengelola kekayaan keluarga dan telah menyerahkan semua urusan pencaharian kepada sang istri. Continue reading “Leopardi”
