Leopardi

Hasif Amini
Kompas, 07 Mei 2006

TUBUHNYA yang ringkih dan sakit-sakitan sejak kecil membuat ia jauh dari pergaulan orang ramai. Wajah yang buruk (atau tak sebagus yang tampak dalam sejumlah lukisan potretnya) dan rasa percaya diri yang tipis rupanya membuat riwayat hatinya sering ditoreh kegundahan. Ia pun lebih banyak menenggelamkan diri ke dalam lautan buku di perpustakaan milik ayahnya—seorang bangsawan cendekia di kota kecil Recanati, Italia, yang tak cakap mengelola kekayaan keluarga dan telah menyerahkan semua urusan pencaharian kepada sang istri. Continue reading “Leopardi”

Kitsch, Membongkar Konvensionalitas Estetika Puisi

Ribut Wijoto

Karya sastra puisi dalam genre sastra menempati posisi yang istimewa, dianggap sebagai bentuk sastra yang paling sastra. Bahasa estetik yang ditampilkan paling padat, sublim, dan indah. Sebutan penyair menjadi amat populer bila dibanding cerpenis, novelis, atau dramawan. Apakah kondisi ini masih aktual? Untuk menjawab problem, gejala kitsch pada puisi Indonesia patut diketengahkan. Continue reading “Kitsch, Membongkar Konvensionalitas Estetika Puisi”

Yeats

Hasif Amini
Kompas, 19 Feb 2006

Mitologi adalah satu sumber ilham terbesar puisi, dan puisi modern bukanlah perkecualian. Memang, tak sedikit penyair modern yang menganggap masa silam sebagai semacam kungkung dan karena itu berusaha lepas darinya. Tetapi tak kurang pula jumlah mereka yang mencoba menggali peninggalan lama dan menampilkannya kembali dalam wujud baru. William Butler Yeats (1865-1939) adalah salah satu tokoh utamanya. Continue reading “Yeats”

PENGAJARAN SASTRA DAN POLITIK KEBUDAYAAN

Aprinus Salam [1]

Abstrak

Buku-buku pengajaran (pelajaran) sastra (SMP dan SMA) menghadapi masalah serius, yakni ketika kurikulumnya tidak memiliki paradigma dan basis politik kebudayaan yang cukup jelas. Materinya bahkan terlihat sangat subjektif berdasarkan selera pengarang dan masih berkutat pada persoalan teknis yang menyebabkan sastra seolah berupa hapalan struktural dan kognitif. Hal itu menyebabkan asumsi lama bahwa sastra merupakan persoalan “seni estetis” yang tidak berhubungan dengan realitas kehidupan masih cukup dominan. Continue reading “PENGAJARAN SASTRA DAN POLITIK KEBUDAYAAN”

Gerakan Sastra Berbasis Ekonomi Mikro

Putri Utami *
__Radar Mojokerto, 11 Maret 2012

Mengamati gerakan sastra, ada bermacam konsep yang dilakukan oleh sastrawan. Sebut saja dari gerakan pencetakan buletin, majalah, buku, mengunggah karya sastra di situs internet, workshop jurnalis, perlombaan baca puisi, cerpen dan novel, pelatihan musikalisasi puisi, bedah buku, diskusi sastra di berbagai komunitas dll. Secara umum, seluruh pergerakan sastra tersebut bertujuan menancapkan basis kesusastraan yang kuat pada generasi berikutnya. Continue reading “Gerakan Sastra Berbasis Ekonomi Mikro”

Bahasa »